Hot Borneo

Warning! Kuota BBM Subsidi Kalsel Menipis

apahabar.com, BANJARMASIN – PT. Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melaporkan kuota bahan bakar minyak (BBM) subsidi…

Featured-Image
Kuota BBM subsidi di Kalsel makin menipis. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – PT. Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melaporkan kuota bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis pertalite dan solar di Kalimantan Selatan makin menipis.

Area Manager Communication dan CSR Regional Kalimantan, Susanto August Satria, mengatakan hingga 14 Agustus 2022, realisasi penyaluran Pertalite mencapai 285.085 kiloliter (KL).

Sedangkan kuota yang ditetapkan pada tahun ini hanya 337.934 KL. Kemudian, realisasi penyaluran solar di periode yang sama sudah mencapai 135.335 KL dari stok kuota 196.474 KL.

Artinya, hingga akhir tahun, Kalsel hanya memiliki cadangan BBM sebanyak 52.849 KL pertalite dan 61.139 KL solar. Ini dipastikan tidak cukup karena rata-rata setiap bulannya kebutuhan BBM di Kalsel selalu melebihi target kuota subsidi pemerintah.

“Secara matematis akan over kuota,” kata Satria kepada apahabar.com, Kamis (25/8).

Dengan demikian, pembatasan pembelian BBM subsidi ini harus segera dilakukan. Jika kondisi tersebut dibiarkan, kata dia, pemerintah harus menambah kuota subsidi tahun ini.

Salah satu upaya Pertamina menjaga kuota BBM tepat sasaran yakni dengan mengajak masyarakat untuk mendaftarkan kendaraannya melalui website subsiditepat.mypertamina.id atau datang ke booth registrasi yang tersedia di SPBU.

Secara nasional kuota BBM subsidi yang ditetapkan pemerintah berada diangka 23 juta KL pertalite dan 14,9 juta KL solar. Per Juni 2022 lalu dua BBM ini sudah diserap lebih dari 50 persen dari kuota yang sediakan pemerintah

.

Komentar