Tak Berkategori

Viral Usai Pukul Pasutri, Oknum Satpol PP Gowa Diproses Hukum

apahabar.com, MAKASSAR – Oknum Satpol PP Gowa yang terekam video memukul pasutrri pemilik warung kopi di…

Featured-Image
Tangkapan layar petugas oknum Satpol Pp Gowa adu mulut hingga terjadi ketegangan dengan pemilik warkop di Panciro Gowa, Rabu (14/7/2021) malam. Foto-net

apahabar.com, MAKASSAR – Oknum Satpol PP Gowa yang terekam video memukul pasutrri pemilik warung kopi di Gowa, dipastikan menjalani proses hukum.

Video pemukulan yang viral itu dialami Ivan (24) dan sang istri, ketika razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Rabu (14/7) malam.

Tampak dalam video, Ivan awalnya kesal karena petugas masuk bergerombol, ketika warungnya sudah tutup.

Tak lama kemudian, oknum Satpol PP Gowa terduga pelaku pemukulan kembali masuk ke rumah Ivan dan menanyakan izin.

Ivan menjawab bahwa tempat itu merupakan kafe sekaligus rumah. Kemudian oknum itu menemui istri Ivan yang sedang duduk di kursi dan kembali mempertanyakan izin kafe.

Istri Ivan kemudian menjelaskan telah mengantongi izin dari desa. Namun jawaban itu tampak memicu emosi oknum Satpol PP, sehingga berusaha menasihati dan Ivan tampak berusaha melerai.

“Santai, Pak, orang lagi hamil, Pak, santai, Pak,” terdengar suara Ivan dengan nada yang cukup keras dalam video tersebut.

Belakangan oknum Satpol PP tersebut berbalik kepada Ivan dan sekilas diduga melakukan pemukulan.

Kondisi lalu terlihat semakin tak terkendali. Dalam versi video viral yang lain, istri Ivan tampak berusaha melawan, sehingga juga menjadi sasaran pemukulan.

“Astaghfirullah, Pak, lihat, Pak, dia memukul, Pak,” teriak Ivan kepada seorang anggota Satpol PP lain untuk melerai.

Akhirnya oknum Satpol PP Gowa yang melakukan pemukulan dibawa menjauh dari lokasi keributan. Beberapa jam berselang, korban melaporkan kejadian itu ke polisi.

“Pokoknya pelaku itu harus ditangkap, karena istriku betul-betul syok berat sampai masuk rumah sakit dan pingsan,” papar Ivan seperti dilansir Detik.

Menyikapi kejadian itu, Bupati Gowa, Adnan Puchrita Ichsan, memastikan oknum Satpol PP yang memukul pasutri itu diproses hukum.

“Saya tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan, apalagi itu dilakukan oleh perangkat pemerintahan,” tegas Adnan melalui akun Instagram pribadi, Kamis (15/7).

“Sejak video beredar semalam, saya sudah instruksikan inspektorat untuk menindaklanjuti. Bagaimanapun karena ini sudah masuk ranah hukum, kami serahkan sepenuhnya ke kepolisian,” sambungnya.

Sebelumnya Kasatpol PP Gowa, Alimuddin Tiro, menjelaskan pemukulan itu dipicu suara musik yang cukup keras dari warung ketika azan berkumandang.

“Ini yang kami dalami, karena tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api. Berdasarkan laporan masyarakat, katanya walaupun azan mendengung tetap musik terdengar,” beber Alimuddin seperti dilansir Detik.

“Ketika tim penertiban masuk ke kafe tersebut, masih terdengar musik sehingga mereka pun menegur untuk tidak menyalakan musik tersebut,” tandasnya.

Komentar