Hot Borneo

Viral Aksi Anggota Satlantas Batola Gagalkan Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Rumpiang

apahabar.com, MARABAHAN – Tak hanya mengatur lalu lintas, aksi heroik dilakukan anggota Satlantas Polres Barito Kuala…

Featured-Image
Dua anggota Satlantas Polres Barito Kuala menggagalkan percobaan bunuh diri yang dilakukan seorang perempuan di Jembatan Rumpiang. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Tak hanya mengatur lalu lintas, aksi heroik dilakukan anggota Satlantas Polres Barito Kuala yang menggagalkan percobaan bunuh diri di Jembatan Rumpiang, Rabu (24/8) sore.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat seorang perempuan berdiri di bagian luar pagar pembatas jembatan. Posisi ini sangat berbahaya, mengingat angin sedang bertiup kencang.

Selanjutnya secara perlahan, kedua anggota Satlantas tersebut mendekat dan mencoba berbicara. Tak lama berselang, seorang di antaranya berhasil menarik si perempuan dari area berbahaya.

Belakangan diketahui kedua anggota polisi tersebut adalah Aiptu Khoirudin dan Aipda Tri Junianto. Mereka masing-masing menjabat sebagai Kaurmintu dan Kanit Laka Satlantas Polres Batola.

“Awalnya kami sedang piket di Pos Satlantas Rumpiang. Kebetulan hujan sedang turun cukup deras,” papar Tri Junianto kepada apahabar.com.

Baca juga:Diduga Depresi, Seorang Wanita Nyaris Terjun Dari Jembatan Rumpiang Batola

“Kemudian datang seorang pengendara yang datang melapor. Ia melihat perempuan berdiri di pinggir jembatan dan seperti akan terjun ke Sungai Barito,” imbuhnya.

Selanjutnya tanpa perlu dikomando, Khoirudin dan Tri Junianto menerobos hujan lebat dan menuju lokasi yang dilaporkan sang pengendara.

“Setibanya di tempat kejadian, saya sempat berdialog dan berusaha membujuk perempuan agar kembali naik ke jembatan. Di sisi lain, rekan saya mendekati dari belakang,” jelas Tri.

“Akhirnya perempuan tersebut berhasil kami tarik kembali ke atas jembatan, lalu kami antar ke SKPT Polres Batola,” sambungnya.

Belum diketahui motif yang membuat perempuan itu berusaha mengakhiri hidup. Pun tak banyak informasi yang diperoleh, karena ia terlihat syok.

Sementara Kapolres Batola, AKBP Diaz Sasongko melalui Kasi Humas AKP Abdul Malik menjelaskan wanita tersebut sudah ditangani, serta mendapatkan konseling oleh Unit PPA Sat Reskrim.

“Dari hasil interview, diperoleh keterangan bahwa wanita tersebut mengalami depresi karena masalah keluarga,” jelas Abdul Malik.

“Langkah selanjutnya adalah menghubungi pihak keluarga, lalu menyerahkan yang bersangkutan,” tandasnya.

Komentar