Hot Borneo

Vaksinasi Booster Siswa SMAN 1 Barabai Terganjal Usia

apahabar.com, BARABAI – Capaian vaksinasi siswa SMAN 1 Barabai di Hulu Sungai Tengah (HST) hampir mencapai…

Featured-Image
Siswa SMAN 1 Barabai terlihat antusias mengikuti vaksinasi BIN Kalsel, Kamis (25/8). apahabar.com/Lazuardi.

apahabar.com, BARABAI – Capaian vaksinasi siswa SMAN 1 Barabai di Hulu Sungai Tengah (HST) hampir mencapai 100 persen.

Dari 886 siswa, 80 persennya sudah melakukan vaksinasi dosis kedua dan ketiga.

Kali ini, SMAN 1 HST menarget siswanya memenuhi vaksin booster atau dosis ketiga.

SMAN 1 Barabai bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara Daerah Kalimantan Selatan (BINDA Kalsel) untuk vaksin kali ini.

Siswa SMAN 1 Barabai nampak antusias menyambut vaksinasi yang diinisiasi BIN Kalsel itu.

Sayangnya, ada sebagian siswa yang ‘di-drop‘ ke vaksin dosis pertama karena sudah kedaluwarsa atau lebih dari 6 bulan. Selain itu yang ingin divaksin ketiga pun terkendala umur.

Vaksin dosis ketiga ini syaratnya harus berusia 18 tahun.

“Hanya 25 persen siswa yang bisa vaksin boster,” kata Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Barabai, Akhmad Zaini, Kamis (25/8).

Kepsek yang juga Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) HST ini berharap BIN terus memfasilitasi vaksinasi itu.

Selain mendukung program Pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Covid-19, vaksinasi ini juga memberikan keamanan bagi siswa SMAN 1 Barabai.

“Siswa kami sangat antusias mengikuti vaksinasi,” terang Jaini.

Terpisah, Kabinda Kalsel Brigjen Pol Dr. Heri Armanto menyampaikan selain protokol kesehatan juga perlu vaksinasi.

“Vaksinasi bagi pelajar sekolah bertujuan melindungi siswa dari paparan Covid-19 dan memberikan keamanan saat melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM),” terang Kabinda Kalsel.

Di sisi lain, vaksinasi juga menjadi syarat utama untuk memutus rantai penularan, merubah status pandemi menjadi endemi.

“Karena itu, siswa sekolah juga harus mendapatkan vaksinasi dosis penuh,” tutup Kabinda Heri.

Komentar