Hot Borneo

UMP Naik Rp3,1 Juta, Pemprov Kalsel: Perusahaan Harus Taat!

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) meminta perusahaan taat membayar gaji karyawan sesuai UMP yang telah ditetapkan.

Featured-Image
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) meminta perusahaan taat membayar gaji karyawan sesuai UMP yang telah ditetapkan. Foto-apahabar/Baha

apahabar.com, BANJARMASIN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) meminta perusahaan taat membayar gaji karyawan sesuai UMP yang telah ditetapkan, yakni sebesar Rp 3.149.977,65.

Sebelumnya, kenaikan UMP 8,38 persen itu sesuai dengan Keputusan Gubernur Kalsel Nomor 188.44/0824/KUM/2022 tentang Penetapan UMP 2023. Keputusan ini mulai berlaku pada 1 Januari 2023.

"Kita minta pengusaha untuk menaati keputusan Gubernur Kalsel," ucap Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti, Senin (28/11). 

Kendati demikian, ia belum memberikan sanksi keras kepada perusahaan yang melanggar aturan tersebut. 

“Kita tidak serta merta memberikan sanksi keras, namun lebih ke arah pendampingan dan pembinaan,” katanya. 

“Mari kita bayar upah mereka sesuai aturan,” lanjutnya.

Menurutnya, kenaikan UMP Kalsel ini akan berdampak positif terhadap daya beli kebutuhan bahan pokok pekerja atau buruh.

Apalagi, kata dia, dengan kondisi ekonomi sekarang yang seret akibat gejolak ekonomi dunia.

“Ini bisa memenuhi harapan para pekerja, paling tidak untuk menutupi kebutuhan yang melonjak sekarang," tutupnya. 

Editor
Komentar