kesehatan

Tren Live Mandi Air Lumpur Viral, Awas Risiko Penyakit Kulit

Baru-baru ini tren live mandi lumpur viral di media sosial TikTok. Diketahui, aksi ini dilakukan demi mendapatkan koin dari para penonton.

Featured-Image
Baru-baru ini tren live mandi lumpur viral di media sosial TikTok. Diketahui, aksi ini dilakukan demi mendapatkan koin dari para penonton. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN - Baru-baru ini tren live mandi lumpur viral di media sosial TikTok. Diketahui, aksi ini dilakukan demi mendapatkan koin dari para penonton.

Live tersebut kerap diabadikan oleh sejumlah pengguna TikTok, salah satunya dengan akun @atorizzs. Akun ini membagikan beberapa rekaman layar mandi lumpur di feeds TikToknya.

Dari video rekaman yang diunggah akun tersebut, terlihat seorang wanita, ibu-ibu, dan nenek yang sedang menyiram tubuh dengan lumpur sambil menunggu pemberian koin dari penonton.

Baca Juga: Viral Live Mandi Lumpur, Tren 'Ngemis' Gaya Baru Via TikTok

Namun tahukah, jika hal ini sering dilakukan bisa berisiko munculnya penyakit kulit?

Menurut spesialis kulit dan kelamin, Dr dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK(K), FINSDV, FAADV dari DNI Skin Centre, tren mandi lumpur ini berisiko menimbulkan penyakit kulit. Air lumpur berpotensi mengandung mikroorganisme dan bakteri yang menyebabkan munculnya penyakit kulit.

"Infeksi yang ditimbulkan mengeluarkan nanah, bisul hingga pembengkakan pada kulit yang dapat disertai lepuh serta panas badan. Untuk alergi atau eksim ditandai bercak kemerahan dan gatal," terang dr Darma seperti dilansir dari detikhealth, Sabtu (14/1).

Dikutip dari Healthline, nanah adalah cairan kental yang mengandung jaringan mati, sel, dan bakteri. Tubuh mengeluarkan nanah saat melawan infeksi terutama yang disebabkan oleh bakteri. Infeksi bisa berasal dari kulit yang rusak atau kebersihan tubuh yang buruk. Infeksi bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes sangat rentan menimbulkan nanah karena melepaskan racun yang merusak jaringan kulit.

Dr Darma tidak merekomendasikan masyarakat melakukan tren tersebut. Selain belum ada penelitian yang membuktikan manfaat mandi lumpur, tren ini justru berisiko bagi kesehatan kulit. Jika sudah terjadi, ia menghimbau untuk segera mandi menggunakan air bersih dan sabun setelah mandi lumpur.

"Kalau ada luka, sebaiknya segera gunakan bahan antiseptik serta berobat ke dokter untuk mencegah infeksi bertambah parah," tandasnya.

Editor
Komentar