Hot Borneo

Teror Buaya di Tatah Bangkal Tengah Banjar, Aktivitas Warga Nelayan Terganggu

apahabar.com, MARTAPURA – Teror buaya muara membuat aktivitas warga di Desa Tatah Bangkal Tengah, Kecamatan Tatah…

Featured-Image
Situasi sungai di Desa Tatah Bangkal Tengah yang diteror kemunculan buaya muara dalam beberapa hari terakhir. Foto: apahabar.com/Riyadh Dafhi

apahabar.com, MARTAPURA – Teror buaya muara membuat aktivitas warga di Desa Tatah Bangkal Tengah, Kecamatan Tatah Makmur, Banjar, mulai terganggu.

Mereka khawatir buaya berukuran sekitar 3 hingga 4 meter itu menjadi pertanda buruk. Penyebabnya sebagian besar warga merupakan nelayan yang mencari ikan dan udang di sungai.

“Seluruh warga ketakutan, terutama mereka yang biasa mencari udang atau ikan. Masalahnya buaya ini tak hanya muncul malam hari, karena terkadang bisa juga siang hari,” papar Kepala Desa Tatah Bangkal Tengah, Ali Pandi, Rabu (31/8).

Warga pernah berupaya untuk menangkap sendiri buaya tersebut. Namun tidak membuahkan hasil, karena si buaya lebih dahulu kabur.

“Makanya kami berharap buaya itu bisa segera diusir atau ditangkap, kemudian dipindahkan ke penangkaran. Kasihan warga yang biasa mencari nafkah di sungai,” tegas Ali Pandi.

Keresahan warga ini sejatinya sudah ditanggapi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan.

Mereka mendatangi lokasi-lokasi kemunculan buaya yang dilaporkan warga. Akan tetapi tak banyak yang dapat dilakukan, karena sang buaya pun tidak menampakkan diri.

“Sungai di Desa Bangkal Tengah merupakan sungai air payau yang secara alami adalah habitat buaya. Sungai tersebut terhubung langsung ke laut,” papar Kepala BKSDA Kalsel, Mahrus Aryadi, melalui keterangan tertulis.

“Upaya yang bisa dilakukan sementara hanya memberikan edukasi kepada warga setempat dengan memasang papan imbauan di beberapa lokasi,” tandasnya.

Komentar