pilpres 2024

Termasuk Kalsel, Zulhas: Nyaris Semua Kader PAN Usul Ganjar Capres 2024

Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas) mengklaim, nyaris semua kader mengusulkan Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024.

Featured-Image
Ganjar Pranowo dikerubuti masa Muhammadiyah dan Aisyiyah di Solo, Jawa Tengah (Foto: Jatengprov.go.id)

apahabar.com, BANJARMASIN - Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas) mengklaim, nyaris semua kader mengusulkan Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024.

Pun demikian di Kalimantan Selatan. Beberapa waktu lalu, DPW PAN Kalsel yang dikomandoi H Muhidin juga telah mendeklarasikan dukungan terhadap Gubernur Jawa Tengah (Jateng) tersebut.

"Memang hampir semua wilayah begitu suaranya," ucap Zulhas dilansir Republika, Jumat (2/12). 

Ia juga menerima masukan dari kader PAN di Jateng yang mendukung Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024.

"Jawa Tengah sudah memutuskan satu nama, Pak Ganjar Pranowo untuk diusung menjadi calon presiden dan wakil presiden yang disampaikan kepada DPP tadi," katanya.

Baca Juga: Mengejutkan, PAN Kalsel Deklarasi Ganjar Pranowo Capres 2024

Terkait usulan itu, Zulhas akan mendiskusikannya bersama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Apalagi, lanjut dia, PAN harus berkoalisi dengan partai politik lainnya untuk mengusung capres/cawapres.

"Nanti ada Golkar mengusulkan, PAN mengusulkan, dan PPP mengusulkan, kita berembuk. Soalnya saya yang umumkan gak cukup dan gak bisa, makanya nanti berunding dengan KIB, nanti KIB nambah lagi. Prosesnya gitu karena ada syarat 20 persen," jelas Zulhas.

Disinggung soal kehadiran Erick Thohir disinyalir menjadi pilihan calon wakil presiden, Zulhas mengaku sudah nyantol dengan Menteri BUMN.

"Udah hari-hari sama saya gimana. Paling kuat gak, paling nyantol istilahnya," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa deklarasi dukungan yang muncul dari PAN Jateng harus dihormati dan pasti antarpartai akan berkomunikasi.

"Itu kan keputusan dari institusi ya terima kasih, pasti antarpartai akan berbicara. Ya masing-masing ada aturannya tentu kita hormati," pungkasnya.

Editor
Komentar