News

Terapkan Ekonomi Kerthi, Bali Upayakan Penurunan Emisi Karbon

apahabar.com, JAKARTA – Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan dengan menerapkan Ekonomi Kerthi di Bali akan memberikan…

Featured-Image
Ilustrasi pemandangan bersih Pulau Bali. Foto: Shutterstock

apahabar.com, JAKARTA - Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan dengan menerapkan Ekonomi Kerthi di Bali akan memberikan dampak pada upaya penurunan emisi karbon. Ini sejalan dengan implementasi visi pembangunan Bali Sat Kerthi Loka yang salah satu prinsipnya adalah mengembangkan dan menjaga ekosistem alam dan budaya secara berkelanjutan.

Menurutnya semua sektor yang digerakkan harus ramah lingkungan. Dimulai dari pertaniannya yang secara organik sampai penerapan energi bersih dari hulu sampai hilir yang salah satunya penggunaan kendaraan motor listrik berbasis baterai.

"Karena sumber pencemaran udara dari pembangkit tenaga listrik dan kendaraan motor yang menggunakan bahan bakar fosil kami akan segera beralih. Kami sudah menyiapkan regulasinya melalui Peraturan Gubernur serta peraturan daerah," ungkapnya dalam Quaterly Seminar III Side Event G20 Indonesia, Digital Economy to Support SDGs di Hotel Hilton Nusa Dua Bali, Senin (8/8).

Dia menambahkan untuk semua pembangkit tenaga listrik juga perlu diganti dengan energi yang ramah lingkungan yang secara drastis juga akan mengurangi pembangkit listrik berbahan bakar fosil atau batu bara.

Wayan juga menyampaikan peta jalan transformasi ekonomi Bali telah diluncurkan secara resmi oleh Presiden Joko Widodo pada 3 Desember 2021 yang menjabarkan strategi dan rencana aksi jangka pendek, menengah dan panjang yang diharapkan akan memberikan dampak positif untuk masyarakat Bali.

"Kami bersyukur mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas dalam implementasi peta jalan Ekonomi Kerthi Bali menuju Bali era baru, hijau, tangguh dan sejahtera dalam rangka terwujudnya cita-cita Indonesia maju tahun 2045,” pungkasnya.(Thomas)

Tags
News
Komentar