Hot Borneo

Temuan Mayat di Maburai Tabalong, Ini Dugaan Penyebab Kematiannya

apahabar.com, TANJUNG – Usai melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat di Desa Maburai RT 02,…

Featured-Image
Kapolsek Murung Pudak, AKP Samsu Suargana, bersama anggota yang lain saat berada di depan rumah kontrakan korban. Foto-apahabar.com/Muhammad Al-Amin.

apahabar.com, TANJUNG – Usai melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat di Desa Maburai RT 02, Murung Pudak, Polsek Murung Pudak bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Tabalong membawa membawanya ke RSUD H Badaruddin Kasim.

Di sana mayat Abdurrahim (43), warga Desa Lok Batu RT 02, Haruai, Tabalong dilakukan Visum Et Ripertum atau visum luar oleh dokter di rumah sakit tersebut.

“Menurut hasil visum oleh dokter, korban diperkirakan sudah lebih dari 24 jam meninggal,” kata Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, melalui Kapolsek Murung Pudak AKP Samsu Suargana, Jumat (26/8) sore.

“Di tubuh korban tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik,” imbuhnya.

Samsu juga mengungkapkan, hasil olah TKP dari Unit Inafis Satreskrim Polres Tabalong, ditemukan obat-obatan yang berkaitan dengan kesehatan korban.

Menurut pihak keluarga, korban sudah 1 tahun ini menderita penyakit Hipertensi dan Asma.

“Jadi penyebab kematian korban diduga kuat karena sakit. Korban sendiri akan dimakamkan di Desa Lok Batu, Haruai,” pungkas AKP Samsu Suargana.

Komentar