Pemkab Tapin

Tekan Kasus Stunting, Tapin Perbanyak Bapak Asuh

apahabar.com, RANTAU – Dalam bentuk menangani kasus stunting, TP PKK Tapin merangkul banyak pihak untuk menjadi…

Featured-Image
Ketua TP PKK Tapin, Hj Ratna Ellyani, menyaksikan penandatanganan komitmen bersama menurunkan angka stunting. Foto: Humas Pemkab Tapin

apahabar.com, RANTAU – Dalam bentuk menangani kasus stunting, TP PKK Tapin merangkul banyak pihak untuk menjadi Bapak Asuh Anak Stunting.

Diawali Bupati HM Arifin Arpan, giliran sejumlah perusahaan yang dicanangkan sebagai Bapak Asuh Anak Stunting di Bumi Bastari.

Dalam tahap awal, PT Bhumi Rantau Energi bersedia menjadi salah satu dari perusahaan yang berperan sebagai Bapak Asuh Anak Stunting.

“Perlu diketahui kasus stunting di Tapin mencapai 33 persen yang tersebar di 25 lokasi fokus berdasarkan hasil diseminasi audit kasus,” papar Ketua PKK Tapin, Hj Ratna Ellyani, Senin (12/9).

“Makanya kami berharap perusahaan dan semua lapisan masyarakat dapat membantu upaya Pemkab Tapin untuk menurunkan kasus stunting menjadi 14 persen hingga 2024,” imbuhnya.

Sementara Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekobang) Tapin, H Errani Martin, menjelaskan diseminasi audit kasus merupakan bentuk penyampaian informasi tentang kasus stunting yang dapat menyebabkan kematian bayi.

“Audit kasus ini sama seperti yang dilakukan Dinas Kesehatan. Intinya sama-sama mendalami faktor risiko stunting, sehingga akar masalah penyebab bisa diketahui,” jelas Errani.

“Dengan mengetahui akar permasalahan, selanjutnya dapat dibuat perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga monitoring dan evaluasi,” tandasnya.

Komentar