BPJS Kesehatan Barabai

Tak Mesti ke Loket, Herman Kepincut Aplikasi Mobile JKN!

apahabar.com, BARABAI – Era digitalisasi saat ini memberikan kemudahan. Tak terkecuali pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan…

Featured-Image
Herman ketika ingin mengurus administrasi di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai HST. Foto-Feri for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Era digitalisasi saat ini memberikan kemudahan.

Tak terkecuali pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Sejak 2016 silam, program JKN yang digawangi BPJS Kesehatan meluncurkan inovasi aplikasi Mobile JKN.

Aplikasi ini didesain untuk memberikan kemudahan akses bagi peserta JKN-KIS.

Cukup klik di smartphone, semua fitur dan layanan bisa diakses.

Hal itu sudah dirasakan Herman Husaimi (59), wiraswasta asal Hulu Sungai Tengah (HST).

Ia kaget saat mengurus perubahan fasilitas kesehatan tempatnya terdaftar ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai.

Sebab, harapan Herman untuk dilayani sampai ke loket pelayanan ternyata tidak dapat terwujud.

Namun pada akhirnya, ia justru merasa senang dan menunjukkan apresiasinya kepada BPJS Kesehatan.

“Saya bisa melakukan perubahan faskes secara mandiri pakai aplikasi Mobile JKN. Nah, saya kan belum tau aplikasinya seperti apa jadi agak bingung. Setelah dipandu petugas BPJS Kesehatan baru mengerti,” ucap Herman, Sabtu (27/8).

Ia mengaku sangat antusias dengan inovasi pelayanan publik yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan.

Baginya terobosan itu mempermudah pelayanan dan menambah citra positif dari sebuah organisasi atau badan publik.

“Semua pihak yang menyelenggarakan pelayanan publik harus menerapkan hal-hal baru seperti ini yang bertujuan untuk memudahkan proses pelayanan kepada pesertanya. Aplikasi Mobile JKN ini ternyata sangat memudahkan. Saya tidak perlu ke loket lagi dan keperluan saya tetap selesai. Bahkan dalam waktu yang singkat,” terang Herman.

Herman sendiri merupakan peserta program JKN-KIS yang terdaftar pada segmen Peserta Penerima Upah-Penyelenggara Negara atau PPU-PN.

Ia tergabung sebagai suami dari sang istri yang merupakan PNS di Pemkab HST.

Soal jaminan kesehatan, Herman tak lagi khawatir. Pasalnya, ia sudah merasakan manfaat dari JKN-KIS.

Baik pelayanan administrasi maupun ketika berobat.

“Saya ini pasien rutin check up ke poli penyakit dalam dan juga poli mata. Sudah beberapa tahun saya menjadi pasien rutin itu, dan selama ini semuanya dijamin JKN-KIS, pelayanan yang saya terima juga sangat memuaskan,” ungkapnya.

Ia mengaku tidak hanya di rumah sakit atau faskes pertamanya saja pelayanan diberikan dengan baik. Sampai ke mitranya juga semua sangat baik.

“Saya pernah klaim kacamata di optik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Pelayanan yang saya dapat juga sangat prima dan menyenangkan bagi saya,” tutupnya.

Komentar