Sport

Sudah Satu Suara, 41 Klub Kembali Desak IMI Kalsel Gelar Musprov

apahabar.com, BANJARBARU – Desakan pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) kepada Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Selatan, belum…

Featured-Image
Perwakilan 41 klub terus mendesak agar IMI Kalsel segera menggelar Musprov. Foto: apahabar.com/Hasan

apahabar.com, BANJARBARU – Desakan pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) kepada Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Selatan, belum terlihat tanda-tanda menyurut.

Dalam perkembangan terakhir, perwakilan 41 klub pendukung Musprov berkumpul di Banjarbaru untuk mempertegas desakan tersebut, Sabtu (12/6) sore.

Beragam alasan yang menjadi latar belakang. Di antaranya kevakuman IMI Kalsel dalam dua tahun terakhir, serta ketidakjelasan uang registrasi Kartu Tanda Anggota (KTA) dan iuran klub tahunan.

“Melalui pelaksanaan Musprov, kami berharap terjadi pembaharuan pengurus di IMI Kalsel agar olahraga otomotif di banua lebih maju lagi. Tak seperti sekarang yang vakum,” cetus Yudhi dari 83 Dua Mas Tanah Laut.

“Siapapun yang nanti menjadi ketua umum, itu tergantung hasil Musprov. Situasi sekarang berdampak kepada klub anggota,” sambungnya.

Sedianya masa bakti IMI Kalsel periode 2016-2020 yang dipimpin Edy Sudarmadi, berakhir 1 Februari 2020. Namun kemudian diperpanjang hingga 1 Februari 2021 oleh IMI Pusat yang diketuai Sadikin Aksa.

Perpanjangan yang juga berlaku untuk seluruh IMI provinsi itu dimaksudkan agar tidak mengganggu persiapan PON 2020.

Kemudian pasca rapat pleno perdana IMI Pusat di bawah kepemimpinan ketua baru Bambang Soesatyo, kebijakan tersebut diperbaharui.

Lantas diterbitkan surat edaran untuk memperpang masa bakti semua pengurus provinsi hingga Desember 2022. Pandemi Covid-19 dan persiapan PON dijadikan alasan utama.

“Memang arahan IMI Pusat yang membuat IMI Kalsel tidak melaksanakan Musprov. Faktanya DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Sumatera Utara tetap menggelar Musprov,” papar H Aman yang mewakili BMS Balangan.

Musprov IMI DKI Jakarta tercatat digelar 8 April, disusul Jawa Tengah 10 April, dan Sumatera Utara 26 Mei 2021.

“Artinya alasan tersebut sudah tidak relevan dijadikan alasan agar tak melaksanakan Musprov,” imbuh H Aman.

Di sisi lain, klub pendukung Musprov sudah melayangkan surat desakan ketiga yang ditujukan kepada IMI Kalsel, serta ditembuskan untuk IMI Pusat dan KONI Kalsel.

Hasilnya tertanggal 2 Juni 2021, PP IMI membalas surat tersebut dengan isi meminta penjelasan dari IMI Kalsel, terkait desakan Musprov tersebut.

Dalam poin berikutnya, PP IMI juga meminta IMI Kalsel mengambil langkah komunikasi dengan klub-klub yang mengajukan usulan tersebut.

“Namun sampai sekarang, belum terlihat inisiatif dari IMI Kalsel untuk menindaklanjuti surat itu,” timpal Sipliansyah Hartani dari RMC Binuang.

Komentar