Banjarmasin Hits

Setop Main Gadget, Yuk Ajak Anak ke Play and Grow Banjarmasin

Bimbingan belajar (bimbel) untuk anak usia 2-5 tahun, Play and Grow Banjarmasin, secara resmi hadir di Jalan Banjar Indah Permai II, Pemurus Dalam.

Featured-Image
Grand opening Play and Grow Banjarmasin. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Bimbingan belajar (bimbel) untuk anak usia 2-5 tahun, Play and Grow Banjarmasin, secara resmi hadir di Jalan Banjar Indah Permai II, Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan.

Play and Grow Banjarmasin sendiri menerapkan montessori learning atau metode pendidikan yang berbeda dengan sistem pendidikan reguler pada umumnya.

Metode ini kian populer karena dipercaya dapat mengembangkan potensi anak dengan cara mengeksplorasi berbagai kegiatan.

Kegiatan pembelajaran ini nantinya disesuaikan dengan minat dan bakat anak.

Salah satu Owner Play and Grow Banjarmasin, Dr. Marliana Sihombing menceritakan awal mula berdirinya bimbel tersebut.

“Awalnya kan kami [owner] berempat punya anak semua. Kami lihat anak-anak sekarang susah ya mencari pendidikan sesuai keinginan. Kami sangat ingin anak berkembang, baik secara sensorik maupun motorik,” ucap Dr. Marliana Sihombing, Sabtu (26/11) siang.

Selama ini, kata dia, anak-anak hanya dijajali dengan handphone alias gadget. Padahal, cara tersebut dinilai kurang baik untuk tumbuh kembang anak.

“Kita [orang tua, red] merasa lelah ketika pulang kerja, lalu menjajali anak dengan handphone. Itu kan kurang baik untuk pertumbuhan anak,” katanya.

Atas dasar itu, ungkap dia, tercetuslah Play and Grow Banjarmasin. Tak tanggung-tanggung, pihaknya menggandeng sejumlah tenaga profesional seperti psikolog dan dokter khusus anak.

“Nanti di sini dapat diasah dan difasilitasi perkembangan dan pertumbuhannya,” jelasnya.

Tak kalah penting, modul pembelajaran nantinya akan diawasi dan disetujui oleh dokter spesialis dan psikolog klinis anak.

“Kita berharap bisa memberikan pendidikan yang berkualitas,” bebernya.

Suasana Play and Grow Banjarmasin. Foto-Istimewa
Suasana Play and Grow Banjarmasin. Foto-Istimewa

Sementara itu, Psikolog Anak, Raden Fauziah Febriani bilang, Play and Grow Banjarmasin ini sangat membantu untuk melatih kedekatan antara orang tua dan anak.

Kemudian, melatih perkembangan motorik kasar, halus dan interaksi.

“Mengingat, semakin ke sini kian banyak kasusnya, terutama anak di bawah 5 tahun. Apalagi itu usia emas. Jika tidak terstimulasi dengan baik, maka mempengaruhi perkembangan pribadinya ketika dewasa nanti,” jelasnya.

Gayung bersambut, Staf Ahli Gubernur Kalsel bidang Kemasyarakat dan SDM, Husnul Khatimah mengungkapkan bahwa pendidikan anak usia dini masih sangat minim.

Menurutnya, banyak orang tua yang tidak menyadari pentingnya pendidikan anak usia dini.

“Dengan adanya Play and Grow Banjarmasin, maka sangat membantu orang tua dalam mempersiapkan tumbuh kembang anak secara optimal sesuai minat dan bakal,” ungkapnya.

Ia juga tak menampik dengan bahaya gadget yang terus mengintai anak-anak.

“Ya mungkin orang tua tak mau lelah. Padahal, gadget sangat berbahaya. Apalagi jika tak ada pengawasan. Ini akan menjadikan anak asosial, mereka tak peduli dengan lingkungannya,” pungkasnya.

Editor
Komentar