Kalsel

Sepanjang 2020, Realisasi Program BPPW Kalsel Capai 85 Persen

apahabar.com, BANJARBARU – Sepanjang 2020, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Selatan berhasil menyelesaikan beberapa paket…

Featured-Image
Kepala BPPW Kalsel, Dardjat Widjunarso. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Sepanjang 2020, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Selatan berhasil menyelesaikan beberapa paket pekerjaan.

Progres pengerjaan fisik mencapai 85 persen dengan target prognosis 93 persen.

“Di antaranya program Pamsimas, Sanimas, Kotaku, Pisew. Kemudian ada program air minum, sanitasi, perumahan, pendidikan, olahraga dan pasar,” sebut Kepala BPPW Kalsel, Dardjat Widjunarso kepada apahabar.com.

Secara umum, pekerjaan fisik hanya menyisakan pengerjaan perapihan. Sementara beberapa program tersisa pada bagian administrasi.

Dipaparkannya antara lain pada Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) terdapat 11 paket. Sektor Penyehatan Lingkungan Permukiman terdapat 10 paket, salah satunya kegiatan pondok pesantren.

“Itu beberapa yang masuk dalam program Padat Karya. Program yang bersentuhan langsung dan dikerjakan oleh masyarakat,” terangnya.

Lalu pada program penataan permukiman tersisa 2 paket pekerjaan yang sedang berlangsung. Di antaranya yaitu penataan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di RK3 Kampung Kelayan Barat, dengan progres fisik 80 persen dan diselesaikan secara multi years pada 2021 mendatang.

“Kemudian yang baru mau kita kerjakan di Kotabaru ada New Rampa. Progresnya sekitar 15 persen, akhir Desember ini kita kejar 40 persen melihat kondisi cuaca,” lanjutnya.

Secara keseluruhan, hibah hingga 2020 sudah menggunakan anggaran sekitar Rp350 miliar. BPPW kini menyiapkan lelang dini untuk mempercepat pengerjaan paket kegiatan pada 2021.

“Proses lelang lebih awal, pekerjaan bisa dilakukan lebih cepat. Ada 6 paket dan masih kita tunggu hasilnya,” imbuhnya

Komentar