Tak Berkategori

Seorang Pria di Banjarmasin Tewas Gantung Diri, Sempatkan Tulis Wasiat

apahabar.com, BANJARMASIN – Seorang pria ditemukan tewas tergantung dalam rumahnya, Jalan Ampera Ujung, Basirih, Banjarmasin Barat,…

Featured-Image
Seorang pria di Basirih Banjarmasin ditemukan tewas tergantung. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Seorang pria ditemukan tewas tergantung dalam rumahnya, Jalan Ampera Ujung, Basirih, Banjarmasin Barat, Jumat (21/1) malam. Dia diduga bunuh diri.

Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang las itu bernama Muhammad Azhari (25). Di rumah itu, dia diketahui tinggal bersama istrinya. Namun beberapa waktu belakangan ini, dia diduga cekcok dengan istri dan mertuanya.

“Sempat bertengkar dengan istrinya. Istrinya lalu pulang ke rumah orang tuanya,” kata ibu kandung Muhammad Azhar, Arbainah.

Kondisi itu diperparah dengan perkataan mertua Muhammad Azhari.

“Anak saya sempat mau jemput istrinya, tapi kata mertuanya, istrinya sudah tidak mau kembali bersama,” katanya.

Diduga kuat hal itulah yang memicu pria yang akrab disapa Amat itu nekat mengakhiri hidup dengan cara menggantungkan dirinya dengan seutas tali.

Jasad Amat sendiri pertama kali didapati oleh kakak dan ibunya.

Ketika itu, Arbainah yang tinggal di Banjarbaru itu dipanggil untuk membantu memijatkan seseorang yang rumahnya tak jauh dari kediaman Amat.

Sebelum itu, dia lantas bermaksud untuk mengunjungi Amat terlebih dahulu. “Saya lihat rumahnya gelap, saya berinisatif menyalakan lampu,” katanya.

Tak disangka saat meraba sakelar lampu, sang kakak malah memegang badan Amat yang saat itu sudah dingin.

“Anak saya kaget melihat adiknya,” katanya.

Sejurus itu, datanglah warga untuk melihat kondisi Amat.

Di samping jasadnya, ditemukan sebuah catatan yang diduga surat wasiat yang ditulis Amat.

Catatan itu berisi, “Minta maaf seberataan, ulun bulik lah, assalamualaikum.”

“Lawan om Ahmadi ada ulun dijulungi mesin, belum sempat tebayari.”

“Tuh ada duit di dompet pakai vila belanja, aku sayang ikam selawasan.”

“Vila guring di kamar dulu lah, di sini sampai 40 hari aku, guringan di sini seberataan lah.”

Jasad Amat saat ini disemayamkan di rumahnya, tidak dibawa ke rumah sakit karena permintaan keluarga.

img

Komentar