Sapuhi Pinta Kemenag Perketat Pengawasan Sektor Perjalanan Umrah

Kementerian Agama (Kemenag) diminta memperketat pengawasan secara menyeluruh di sektor perjalanan umrah.

Featured-Image
Jemaah umrah asal Kalsel-tim terlantar di Jakarta. Foto-Net.

apahabar.com, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) diminta memperketat pengawasan secara menyeluruh di sektor perjalanan umrah.

Permintaan ini disampaikan Ketua Umum Syarikat Penyelenggara Umrah dan Haji (Sapuhi) Syam Resfiadi, atas kejadian terlantarnya ratusan jemaah umrah asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur di Jakarta.

"Dan hal ini menjadi satu pemicu buat kementerian agama agar punya kontrol yang lebih ketat dari berbagai sudut," kata Syam Resfiadi, dilansir Republika, Jumat (7/10).

Karena, kata dia, Kemenag akan kesulitan kontrol pada saat pembentukan, atau penerimaan izin baru PPIU. Karena bisa jadi perubahannya pada saat sudah jadi izin dibeli orang yang punya niat dengan model-model lama dengan skema ponzi atau MLM seperti yang dilakukan First Travel dan Abu Tour.

Syam juga menyarankan, Kemenag dan semua pihak terkait lebih ketat melakukan kontrol terhadap kelangkaan perjalanan umrah. Jangan sampai kontrol yang lemah ini menjadi celah bagi pihak yang memiliki niat tidak baik.

"Dan tentunya pengawasan di hal yang lain terutama pengetatan dalam aturan visa maupun tiket begitu juga dengan meningitis agar semua stakeholder umrah bekerjasama untuk tidak mau menerima travel-travel, orang-orang, individu atau oknum-oknum yang akan berindikasi tidak baik," katanya.

Menurutnya, banyak kontrol yang harus dilakukan oleh Kemenag dalam hal ini Direktorat Umrah dan Haji khusus. Kemenag agar memiliki personil yang lebih kuat dari tingkat pusat maupun daerah terutama yang memiliki embarkasi keberangkatan.

"Seperti Soekarno Hatta, Kemudian Surabaya Medan, tentunya nanti ada di Kalimantan dan Sulawesi, Kanwil-Kanwilnya harus dipersiapkan SDM-nya untuk kontrol 24 jam," katanya.

Jadi, kata dia, apabila ada pesawat-pesawat menuju ke Jakarta atau dari daerah yang memiliki bandara internasional bisa dilihat persyaratan-persyaratan dan segala macamnya. Hal ini demi mengurangi celah orang mau bermain curang.

"Sehingga tidak ada lagi orang melirik, ada kemungkinan bisa berangkat dengan celah-celah yang lemah," katanya.

Baca Juga: Ini Tips AMPHURI dan AMPUH untuk Travel, Agar Jemaah Umrah Tak Lagi Gagal Berangkat

Editor
Komentar