Hiburan

Rizky Billar Resmi Ditahan Terkait Kasus KDRT, Polisi Beri Alasan

Polisi memberikan alasan menahan Rizky Billar yang menjadi tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada Lesti Kejora

Featured-Image
Rizky Billar saat jumpa pres di Polda Metro Jaya. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN - Polisi memberikan alasan soal menahan Rizky Billar yang menjadi tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada Lesti Kejora.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengungkapkan salah satu alasannya adalah agar Rizky tak mengulangi perbuatannya.

Baca Juga: Kenakan Baju Oranye, Rizky Billar Resmi Ditahan!

"Sore ini telah dilakukan penahanan, penyidik memiliki pertimbangan menahan tersangka salah satunya agar tersangka tidak mengulangi perbuatan yang sama terhadap korban," kata Zulpan dilansir CNNIndonesia, pada Kamis (13/10).

Zulpian juga mengatakan Rizky Billar akan ditahan mulai hari ini sampai 20 hari ke depan.

"Dilakukan penahanan hari ini sampai 20 hari ke depan," tegasnya.

"Sore hari ini juga sudah dilakukan penahanan, memiliki pertimbangan tertentu, salah satunya agar tersangka tidak mengulangi perbuatan yang sama kepada korban," sambungnya.

Baca Juga: Rizky Billar Resmi Jadi Tersangka Kasus KDRT, Ayah Lesti Kejora Unggah Ini

Rizky sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka KDRT atas laporan yang dibuat oleh istrinya, Lesti Kejora.

Ia dijerat Pasal 44 ayat 1 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT dengan ancaman pidana 5 tahun penjara.

Diketahui, kasus ini bermula dari laporan Lesti Kejora terhadap Rizky Billar yang merupakan suaminya ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan KDRT.

Laporan terdaftar dengan nomor LP/B/2348/IX/2022/SPKT/POLRES METRO JAKARTA SELATAN/POLDA METRO JAYA.

Baca Juga: Ditetapkan Sebagai Tersangka, Hotma Sitompul Ajukan Permohanan Agar Rizky Billar Tak Ditahan

Dalam laporan itu disebutkan KDRT yang terjadi pada 28 September 2022 pukul 01.51 WIB dini hari di kediaman mereka, Cilandak, Jakarta Selatan.

Rizky disebut melakukan kekerasan fisik dengan mendorong dan membanting korban ke kasur serta mencekik leher korban sehingga jatuh ke lantai.

Editor
Komentar