Religi

Rest Area Jemaah Haul ke 15 Guru Sekumpul di Tanbu, Isi Bensin R2 Gratis

apahabar.com, BATULICIN – H-6 menuju Haul ke 15 KH Muhammad Zaini bin Abdul Gani, atau akrab…

Featured-Image
Komunitas Fastabiqul Khairat akan membuka rest area untuk jemaah haul Abah Guru Sekumpul. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – H-6 menuju Haul ke 15 KH Muhammad Zaini bin Abdul Gani, atau akrab disapa Guru Sekumpul, sejumlah tempat peristirahatan sudah tersedia. Salah satunya untuk jemaah yang melewati Kabupaten Tanah Bumbu.

Lokasinya di Waroeng KFK, Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir. Atau kurang lebih 100 meter dari Polsek Kusan Hilir. Rest area itu dibuka jam 8 pagi sampai jam 12 malam mulai 28 Februari hingga 1 Maret.

Baca Juga: Meski Aman, Dinkes Kalsel Antisipasi Masuknya Virus Corona di Momentum Haul Guru Sekumpul ke…

Rest area itu sengaja dibuat oleh Komunitas Fastabiqul Khairat (KFK). Komunitas tersebut selama ini memang konsen di bidang sosial, pendidikan, kesehatan dan kemanusiaan.

“Terkhusus para jemaah haul Abah Guru Sekumpul, kita akan membuka tempat peristirahatan dengan berbagai pelayanan gratis selama 3 hari dari jam 08.00 hingga 24.00,” ujar Ketua KFK, Rahmadi, kepada apahabar.com, Senin (24/02) sore.

Rahmadi menyebut ada beberapa layanan fasilitas khusus untuk jemaah Abah Guru nantinya. Seperti tempat mandi dan wc, makan dan minum, isi bensin untuk roda dua (sepeda motor), tambah angin untuk kendaraan, cek tensi serta stiker dan Id Card untuk jemaah.

“Fasilitas pelayanan akan kita berikan dan itu semuanya gratis bagi jemaah haul Abah Guru Sekumpul,” terangnya.

Rahmadi berharap dengan semua pelayanan yang diberikan ini akan memberikan kemudahan bagi jemaah yang ikut menghadiri acara di Sekumpul.

“Semoga dengan adanya posko rest area ini dapat memberikan kemudahan kepada para jemaah yang ingin beristirahat sekedar melepas lelah, dan semua mendapat berkah dari semua ini,” tandasnya.

Baca Juga: Update Haul Guru Sekumpul Ke-15, Puluhan Ribu Relawan akan Diterjunkan

Reporter: Syahriadi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Komentar