630585e5e0680b3624035552-6306d488884dfd428a07e302
6306d488884dfd428a07e302-6306d488884dfd428a07e302
Banner
Kalsel

Puskesmas Paringin Gelar Swab Test Massal, Ini Sasarannya

apahabar.com, PARINGIN – Puskesmas Kecamatan Paringin menggelar swab test massal gratis, Sabtu (15/8). Sasarannya, pedagang di…

Featured-Image
Swab test massal di Pasar Modern Adaro Paringin, Sabtu (15/8). Foto-Istimewa

apahabar.com, PARINGIN – Puskesmas Kecamatan Paringin menggelar swab test massal gratis, Sabtu (15/8). Sasarannya, pedagang di Pasar Modern Adaro Paringin.

Seperti diketahui, Kalimantan Selatan mendapatkan jatah kuota untuk program Swab massal sebanyak 10 ribu orang. Kabupaten Balangan mendapat jatah kuota sebanyak 946 program swab massal.

Kepala Puskesmas Paringin, dr Hj Aulia A Setiawaty mengutarakan sampai saat ini pihak pemerintah terus berupaya melakukan penjaringan kasus paparan Covid-19.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus yang belum ada obatnya itu.

Sebab itu, diharapkan masyarakat mau mengikuti pelaksanaan tes swab yang dilakukan pihak kesehatan. “Toh semuanya digratiskan,” tekannya.

“Hari ini swab test massal di lingkungan pasar modern Paringin. Target sebanyak banyaknya, jumlah pedagang di pasar ini sekitar 100 orang. Kalau tidak bisa selesai hari ini dilanjutkan lagi esok harinya,” ujarnya kepada awak media.

“Untuk hasil swab keluar 3 hari setelah pengambilan sampel,” tuturnya.

Selain itu, dr Hj Aulia AS mengungkapkan, untuk mencegah jangan sampai terpapar Covid-19, masyarakat pun harus dengan kesadaran diri untuk menerapkan protokol kesehatan.

Di antaranya selalu menggunakan masker setiap kali keluar rumah, menjaga jarak aman di lingkungan ramai, mengurangi bersentuhan dengan orang lain, rajin mencuci tangan pakai sabun di air mengalir setelah melakukan aktifitas di luar rumah.

“Sebenarnya bila protokol kesehatan ini dipahami dan dipatuhi masyarakat, maka penyebaran Virus Covid-19 akan mudah diatasi,” katanya.

Menurut Aulia, tindakan Rapid dan Swab Tes hanya membantu masyarakat untuk mengetahui tubuhnya terpapar Virus Covid-19 atau tidak? Yang tepat untuk kesehatan diri dan keluarga adalah dengan masyarakat menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19.

“Pemerintah hanya bisa menghimbau untuk pencegahan paparan virusnya saja,” tegas Kepala Puskesmas Paringin.

“Bila masyarakat melanggarnya, masyarakat sendiri yang merasakan sakit dan akibatnya pada diri sendiri maupun keluarga, termasuk mungkin saja berdampak kepada orang lain,” imbuhnya.

Salah satu pegang ikan, Hj Rusmiaty mengungkapkan, awalnya ada rasa takut saat mau diperiksa. “Kada (tidak) sakit, tapi agak geli,” ujarnya.

Editor: Syarif

Komentar
6306d488884dfd428a07e302-6306d488884dfd428a07e302
6306d488884dfd428a07e302-6306d488884dfd428a07e302
6306d488884dfd428a07e302-6306d488884dfd428a07e302
6306d488884dfd428a07e302-6306d488884dfd428a07e302