Hot Borneo

Polisi: Otak Pembunuhan Bendahara KONI di Kalbar Diduga Oknum TNI!

apahabar.com, PONTIANAK – Polisi menduga otak pembunuhan Bendahara KONI Kabupaten Koyang Utara, Kalbar, Nurcholys (36) adalah…

Featured-Image
Ilustrasi garis polisi. Foto-net

apahabar.com, PONTIANAK – Polisi menduga otak pembunuhan Bendahara KONI Kabupaten Koyang Utara, Kalbar, Nurcholys (36) adalah oknum TNI berinisial AK.

Kini pelaku telah telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Pelaku itu salah satunya oknum TNI, yang otak pelaku atau AK itu. Makanya kita kemarin bekerja sama dengan Satuan POM TNI AU Lanud Atang Sanjaya untuk melakukan penangkapan terhadap satu pelaku tersebut (AK),” ucap Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Siswo DC Tarigan dilansir dari CNN Indonesia, Jumat (12/8) pagi.

Siswo mengatakan AK merupakan prajurit TNI yang berdinas di Kalimantan Barat.

AK berada di Bogor karena sedang mengikuti pendidikan.

“Yang bersangkutan itu sebenarnya berdinas di Kalimantan Barat, keberadaan yang bersangkutan di sini sedang berstatus sebagai peserta didik, tetapi secara organik dia (dinas) di Kalimantan Barat. Pangkatnya lupa,” kata Siswo.

“Sekarang ditahan di Lanud (Atang Sanjaya). Sekarang ditangani POM AU, itu untuk yang inisial AK usia 33 tahun,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa AK merupakan pelaku utama yang berperan sebagai otak pembunuhan.

Tersangka AK dan korban AH memiliki hubungan dekat karena sesama petinju.

“Jadi tersangka utama yang berperan sebagai otak pembunuhan itu, sama-sama ber-KTP Kalimantan Barat. Kemudian juga kenal baik, kebetulan korban dan pelaku utama (AK) ini sama-sama berkecimpung di dunia tinju. Dia (AK) atlet tinju di lokal Kalimantan Barat,” terang Siswo.

AK bersama tiga tersangka lainnya membunuh Ahmad Nurcholys di kawasan Sukamakmur, Bogor pada Sabtu (30/7).

Sekitar pukul 03.00 WIB, Ahmad dieksekusi para tersangka di dalam mobil.

Usai dibunuh, jasadnya dibuang di bawah jembatan di Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

Jasad Ahmad kemudian ditemukan warga yang sedang melintas di sekitar lokasi.

Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku dan menangkapnya.

“Dari hasil penyelidikan yang telah dilaksanakan, selanjutnya diperoleh informasi dan mengarah 4 orang yang diduga melakukan pembunuhan kepada korban. Keempatnya saat ini sudah diamankan,” ungkap Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin di Mapolres Bogor, Kamis (11/8).

Komentar