Hot Borneo

Picu Polemik, Tarif Air PTAM Intan Banjar Naik Diminta Dikaji Ulang

apahabar.com, BANJARBARU – Naiknya tarif air PTAM Intan Banjar memicu polemik. Kenaikan dianggap warga tak wajar…

Featured-Image
Tarif langganan PT Air Minum Intan Banjar naik. Foto-PTAM Intan Banjar 

apahabar.com, BANJARBARU – Naiknya tarif air PTAM Intan Banjar memicu polemik. Kenaikan dianggap warga tak wajar di tengah pemerintah pusat menaikkan BBM diminta dikaji ulang.

Tak sedikit warga mengeluhkan kenaikan tarif air PTAM Intan Banjar, yang merupakan perusahaan gabungan antara Pemkot Banjarbaru dan Kabupaten Banjar ini.

Kenaikan tarif air PTAM Intan Banjar berlaku mulai Agustus 2022 tadi, pembayaran bulan September, lantas diprotes, terutama warga di Banjarbaru.

“Saya sendiri dihubungi oleh masyarakat yang saya wakili, mereka kaget pembayaran air PDAM mengalami kenaikan yang sangat tinggi bahkan sampai 5 kali lipat dari sebelumnya,” kata Ahmad Nur Irsan Finazli, anggota DPRD Banjarbaru, Rabu (14/9).

Sedang janji PTAM Intan Banjar, kata dia, kenaikan tarif hanya 20 persen. Namun faktanya tidak. Ternyata karena ada penyesuaian dengan Permendagri Nomor 21 Tahun 2020.

“Nah, ini perlu disosialisasikan lebih masif lagi oleh PDAM, wajib,” tegasnya.

Irsan dari fraksi gabungan PKS dan PAN (KESAN) di DPRD Banjarbaru juga sudah menyampaikan keluhan kenaikan tarif ini ke PTAM Intan Banjar. Karena sudah mendapat respons dari Pemkot Banjarbaru selaku pemegang saham.

Sebab itu, Fraksi KESAN katanya sudah menginisiasi atau memanggil kembali pihak PTAM Intan Banjar, untuk menjelaskan hal ini kepada anggota dewan, terlebih mengenai skema rasionalisasinya.

“Seperti apa skema kenaikannya, bagi siapa saja kenaikan ini, terus bagaimana rasionalisasi hitungan kenaikan ini,” jelasnya.

Rapat antara DPRD Banjarbaru dan PTAM Intan Banjar itu sudah dilaksanakan Selasa (14/9) kemarin. Namun PTAM Intan Banjar akan melaksanakan rapat komisaris membahas penurunan tarif PTAM sebagaimana tuntutan warga melalui DPRD. “Pagi hari ini rapatnya,” ungkap Irsan.

Dewan, katanya berhak ikut campur dalam penentuan kebijakan terkait tarif PTAM.

Alasannya, selain memiliki saham di PTAM Intan Banjar, Pemkot Banjarbaru juga terus mengelontorkan dana penyertaan modal.

Hingga tahun ini saja, penyertaan modal Pemkot Banjarbaru ke PTAM Intan Banjar mencapai Rp153 miliar.

“Wajar jika kita ikut dalam penentuan kebijakan terkait tarif ini. SK kenaikan tarif ini kan juga Wali Kota yang menandatangani,” ucapnya.

“Nambah kan saja, saya secara pribadi dan sebagai Ketua Fraksi, menolak kenaikan harga BBM bersubsidi, karena imbasnya atau multiplier effect nya pasti juga ke tarif semuanya,” tuntas Irsan.

Sementara itu, sejumlah warga di Banjarbaru mengungkapkan keluhannya terkait tagihan tarif air ledeng per Agustus tadi.

Salah satunya, Dida K (38). Ibu rumah tangga di Landasan Ulin ini dibuat kaget dengan tagihan air ledengnya yang meroket dari biasa Rp90 ribu menjadi Rp. 220 ribu.

Kegusarannya bertambah, karena ia mengaku di bulan lalu jarang menggunakan air ledeng. Namun tagihannya malah naik.

“Saya tahu ada info kenaikan harga, jadi bulan lalu tiap hari pakai air sumur, paling sesekali saja pakai air ledeng. Sengaja dikurangi pemakaiannya, tapi malah naik tagihannya,” katanya.

Warga lainnya pun merasakan demikia. Kata Dida, beberapa tagihan tetangganya naik namun tak drastis pembayaran tarifnya.

Keluhan yang sama juga diutarakan Fadli Ariansyah (31), warga kelurahan Palam Cempaka Banjarbaru. Ia juga mendapati tagihan tarif air ledengnya naik bahkan berkali-kali lipat.

“Saya itu normalnya biasanya Rp100-130 ribu perbulannya. Nah sekarang ini malah sampai Rp380 ribu, bingung kenapa melambung sekali, padahal pemakaian sama saja,” katanya.

Fadli malah berniat ingin mencabut layanan PDAM di rumahnya. Karena merasa sudah sangat membebani ekonominya.

“Tak sanggup saya kalau sebulan segitu, belum cicilan rumah, bayar tagihan listrik dan lain-lainnya. Sepertinya ingin pakai sumur saja daripada harus bengkak setiap bulannya,” tandasnya.

Polemik Tarif Air PTAM Intan Banjar di Tengah Harga BBM Naik

Komentar