Hot Borneo

Pertumbuhan Awan Hujan di Kalsel Masih Masif, Waspadai Banjir Rob

apahabar.com, BANJARBARU – Kemarau di Kalimantan Selatan diprakirakan masih basah, serta diiringi terjangan banji rob dalam…

Featured-Image
Banjir rob kembali menggenangi sejumlah kawasan di Banjarmasin. apahabar.com/Riki

apahabar.com, BANJARBARU – Kemarau di Kalimantan Selatan diprakirakan masih basah, serta diiringi terjangan banji rob dalam beberapa hari mendatang.

Penyebabnya pertumbuhan awan hujan di Kalsel masih masif. Situasi ini bahkan berpotensi memunculkan cuaca ekstrem.

“Curah hujan berpotensi cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan,” papar Prakirawan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, Rimelda Yuni Hasteti, seperti dilansir Antara, Senin (27/6).

Adapun fenomena yang sekarang terjadi adalah gelombang atmosfer tipe low frequency di Kalimantan bagian selatan. Kemudian kelembaban udara tinggi dan kondisi labilitas lokal yang kuat.

Hal itu memicu pertumbuhan awan hujan yang berpotensi menghasilkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, serta berpotensi disertai angin kencang dalam beberapa hari kedepan.

“Kami imbau masyarakat agar tetap berhati-hati, terutama ketika beraktivitas di luar rumah. Terlebih dampak yang dapat ditimbulkan seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung,” wanti Rimelda.

Sementara kapal-kapal nelayan, tongkang dan feri pun diminta waspada, karena gelombang mencapai 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan selatan Kalsel atau Laut Jawa.

“Imbas berikutnya adalah potensi luapan air laut atau banjir rob di wilayah pesisir Kalsel yang terjadi dalam rentang 29 Juni sampai 6 Juli 2022,” jelas Rimelda.

“Wilayah berpotensi terdampak banjir rob adalah Banjarmasin, Banjar, Barito Kuala dan Tanah Laut mulai pukul 08.00 sampai 13.00 Wita,” tandasnya.

Komentar