News

Perhatian, Ini 3 Aspek Keselamatan Saat Isi BBM di SPBU

apahabar.com, JAKARTA – Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) sudsh menjadi hal rutin yang dilakukan setiap…

Featured-Image
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengisi bahan bakar di SPBU. (Foto: dok. BP)

apahabar.com, JAKARTA – Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) sudsh menjadi hal rutin yang dilakukan setiap pemilik kendaraan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengisi BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), untuk menghindari yang tidak diinginkan.

Saat aktivitas pengisian bahan bakar, ada risiko yang dihadapi, karena sangat rentan dengan sumber api.

Itu sebabnya ada sejumlah peraturan yang diterapkan pengelola SPBU demi menjaga keselamatan dan keamanan semua pihak.

1. Larangan Merokok

Bensin dan bahan bakar lain yang diniagakan di SPBU adalah minyak bumi yang mudah menguap dan mudah terbakar (flammable).

Itu sebabnya setiap pihak yang berada di area SPBU wajib mematuhi standar dan persyaratan keselamatan yang berlaku. Salah satunya yang paling mendasar, dilarang merokok.

Selain SPBU Pertamina, salah satu perusahaan stasiun pengisian BBM, BP-AKR juga telah melakukan sosialisasi larangan merokok.

Pada saat melakukan pengisian bahan bakar, terdapat uap bahan bakar atau mungkin tetesan bahan bakar yang jika tersambar api dari rokok yang menyala berpotensi menyulut api yang lebih besar hingga dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran.

2. Melakukan atau menerima panggilan telepon

Hindari mengoperasikan peralatan elektronik seperti gadget atau smartphone kecuali saat sedang melakukan transaksi cashless atau pembayaran menggunakan uang elektronik.

Melakukan atau menerima panggilan telepon saat berada di area SPBU sangat berbahaya sebab smartphone mengeluarkan sinyal dengan frekuensi yang cukup tinggi.

Bila terkena uap bahan bakar dapat memungkinkan munculnya bunga api yang sangat kecil.

Meski kecil namun sumber api bisa menjalar dan cukup untuk menimbulkan kebakaran.

3. Mematikan mesin kendaraan

Salah satu standar keselamatan pengisian bahan bakar di SPBU yang sering diabaikan oleh pengendara adalah mematikan mesin kendaraan.

Bisa jadi tidak semua orang paham dengan larangan menghidupkan mesin saat mengisi bahan bakar sehingga banyak yang menyepelekannya.

Tidak sedikit pengendara yang memilih membiarkan mesin dalam kondisi hidup saat mengisi bahan bakar sebab tidak ingin AC mati dan mengurangi kenyamanan penumpang di dalam kabin. Padahal aturan ini dibuat bukan tanpa alasan.

Saat mesin menyala, panas mesin, kelistrikan, pengapian mesin (busi) dan proses lainnya yang berkaitan dengan proses kerja mesin sangat berpotensi menjadi sumber api.

Mematikan mesin saat melakukan pengisian bahan bakar dapat meminimalkan risiko timbulnya api.

Biasanya, di SPBU menempatkan soal keamanan dan keselamatan sebagai prioritas utamanya melalui penerapan HSSE (Health, Safety, Security & Environment).

Para pengendara diingatkan perihal keamanan dan keselamatan melalui tanda-tanda petunjuk yang harus diperhatikan saat mengisi bahan bakar.

Reporter: Awan

Komentar