Komwil V Apeksi

Perdana! Shooting Challenge di Musyawarah Komwil V Apeksi Banjarbaru Pikat Hati Para Wali Kota

Pasalnya, kegiatan Shooting Challenge ini digelar perdana di Apeksi Regional Kalimantan. Rangkaian tersebut dihelat di Mako Brimob Polda Kalsel, Selasa (6/12).

Featured-Image
Instruktur dari personel Brimob Polda Kalsel saat mengajari para wali kota sebelum Shooting Challenge dimulai. Foto-apahabar/Fida

apahabar.com, BANJARBARU - Kegiatan Shooting Challenge di Musyawarah Komisariat Wilayah (Komwil) V Asosisasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Regional Kalimantan di Banjarbaru menjadi pembeda dibandingkan sebelumnya.

Pasalnya, kegiatan Shooting Challenge ini digelar perdana di Apeksi Regional Kalimantan. Rangkaian tersebut dihelat di Mako Brimob Polda Kalsel, Selasa (6/12).

Seluruh peserta yang terdiri dari wali kota se Kalimantan tampak menikmati kegiatan tersebut.

Wali Kota Banjarbaru, M. Aditya Mufti Ariffin mengatakan, acara ini sengaja dibuat agar menjadi pembeda dibandingkan Apeksi lainnya. 

"Untuk pembeda saja, karena belum pernah dilaksanakan kegiatan menembak di Apeksi lain, jadi di sini kami laksanakan," ucap pria yang akrab disapa Ovie tersebut. 

Ia berharap Shooting Challange ini dapat menjadi daya tarik dalam pelaksanaan Musyawarah Komwil V Apeksi Regional Kalimantan di Banjarbaru.

Sementara itu, Wali kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono yang berhasil menduduki peringkat pertama Shooting Challenge mengatakan, jika dirinya baru pertama kali menjajal olahraga menembak tersebut.

“Alhamdulillah, hati senang juara satu. Walaupun kita tidak pernah latihan,” katanya.

Kendati demikian, kata dia, bimbingan yang diberikan instruktur dari personel Brimob Polda Kalsel sebelum Shooting Challenge dimulai, sangat membantunya.

“Tadi ada instruktur dari Brimob mengajarkan teknik-teknik memegang pistol dan Alhamdulillah bisa fokus, konsentrasi dan penuhi yang diharapkan, ternyata bisa juara,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini sangat menarik dan dapat memacu adrenalin serta melatih fokus.

"Banyak keterbatasan baik SDM maupun pendanaan. Sehingga konsentrasi dan fokus bisa diterapkan dalam kerjaan sehari-hari,” tuntasnya.

Diketahui, dalam ajang tersebut Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berhasil menjadi juara pertama.

Kemudian, disusul Wali Kota Singkawang dan Wali Kota Banjarbaru M. Aditya Mufti Ariffin juara ketiga.

Editor
Komentar