Banner
News

Pengusaha Perlu Berkolaborasi Hadapi Ketidakpastian Perekonomian Global

apahabar.com, JAKARTA – Perekonomian global menghadapi ketidakpastian selama dua tahun terakhir. Hal itu disebabkan oleh pandemi…

Featured-Image
Calon Wakil Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari. Foto: apahabar.com/Bethriq Kindy Arrazy

apahabar.com, JAKARTA – Perekonomian global menghadapi ketidakpastian selama dua tahun terakhir. Hal itu disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak 2020.

Calon Wakil Ketua Umum BPP Hipmi Akbar Himawan Buchari mengatakan ancaman perekonomian global lainnya saat ini adalah konflik militer yang melibatkan Ukraina dan Rusia. Konflik tersebut saat ini menyebabkan terjadinya kenaikan harga pangan dan energi dunia.

“Ancaman lainnya yang tidak kalah penting adalah perang dagang antara Amerika Serikat dengan China,” ujarnya dalam HIPMI Talk di Auditorium Pusgiwa Universitas Indonesia, Selasa (27/9).

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kata Akbar, diperlukan adanya kolaborasi antar pengusaha. Salah satunya dengan menggabungkan potensi yang ada, sehingga dapat menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi ketidakpastian perekonomian global.

Dalam suasana tersebut pengusaha tidak boleh berdiam diri. Pengusaha perlu mengubah tantangan yang saat ini sedang dihadapi agar dapat menjadi peluang dalam menghadapi ketidakpastian perekonomian global.

Pria yang saat ini menjabat Wakil Ketua Umum BPP HIPMI ini juga tidak menampik masih ditemui sejumlah pengusaha yang masih terjebak pada ego sektoral.

Jika hal tersebut terus berlangsung, imbuh Akbar, akan menghambat pertumbuhan dunia usaha yang seharusnya dapat dikerjakan dengan saling berkolaborasi satu sama lain.

“Karena itu virus semangat kolaborasi harus ditularkan dan disebarluaskan untuk menghadapi tantangan,” pungkasnya.

Komentar
TrendingLainnya