Hot Borneo

Pencarian Diduga Orang Hilang di Padang Batung HSS Dihentikan

Tim gabungan bersama masyarakat sepakat menghentikan pencarian bagi relawan untuk diluar Desa Malutu Padang Batung Kabupaten HSS diduga orang hilang.

Featured-Image
Kapolsek Padang Batung Ipda Teguh Prasetyo beserta jajarannya melakukan pemetaan lokasi pencarian. Foto-apahabar.com/Ahmad Syaifin Nuha

apahabar.com, KANDANGAN - Tim gabungan bersama masyarakat sepakat menghentikan pencarian bagi relawan untuk di luar Desa Malutu Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) pada hari ketiga diduga orang hilang, Jumat (23/12).

Korban bernama Ariandi (24) warga Desa Malutu dikabarkan hilang setelah Senin (19/12) malam tidak kunjung pulang ke rumah.

Merasa khawatir, keluarga korban melakukan pencarian didampingi warga dan relawan yang ada di Desa Malutu.

Selanjutnya pada Selasa (20/12), tim relawan emergensi dan resque serta pemadam kebakaran di wilayah Kabupaten HSS mendirikan posko induk guna melaksanakan pencarian bersama-sama.

Pencarian dibantu tim relawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Tapin, pihak kepolisian, serta TNI.

Namun hingga Kamis (22/12) sore, korban diduga hilang tidak berhasil ditemukan. Tim gabungan bersama masyarakat desa akhirnya sepakat menghentikan pencarian korban diduga hilang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSS) Kusairi mengatakan korban belum berhasil ditemukan.

"Sampai dengan sekarang belum ditemukan," ucap Kusairi, Kamis (22/12) malam.

Terpisah, Kerukunan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) HSS Bidang Resque Sosial Kemanusiaan, Hamlani menjelaskan bahwa pada hari pertama pencarian ditemukan sejumlah barang yang diduga korban.

"Relawan menemukan baju, sandal jepit, dan handphone korban di dalam hutan," bebernya.

Hari ketiga pencarian pada Kamis (23/12), masyarakat bersama Kerukunan BPK HSS sepakat menutup pencarian bagi relawan luar Desa Malutu.

"Malam terakhir tadi ada sekitar 220 orang yang ikut mencari korban. Besok rencananya pencarian dilanjutkan oleh relawan dan warga sekitar Desa Malutu," tandasnya.

Berdasarkan standar operasi, tim gabungan melaksanakan pencarian mulai pukul 08.30 sampai dengan 17.00.

Editor
Komentar