Hot Borneo

Pemuda Aniaya Pemilik Lisda Cell di Tanbu, Dipicu Masalah Servis Handphone

apahabar.com, BATULICIN – Lisda, teknisi handphone di Kabupaten Tanah Bumbu, dianiaya seorang pemuda belasan tahun. Aksi…

Featured-Image
Peristiwa pemukulan di Lisda Cell yang terekam CCTV. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BATULICIN – Lisda, teknisi handphone di Kabupaten Tanah Bumbu, dianiaya seorang pemuda belasan tahun.

Aksi penganiayaan yang terekam CCTV itu viral di media sosial. Lokasinya berada di kawasan Plajau, Jalan Transmigrasi, Kecamatan Simpang Empat.

Dalam rekaman CCTV tersebut, terlihat seorang pemuda datang ke gerai Lisda Cell. Setelah sempat berbincang dengan Lisda yang juga pemilik gerai, tiba-tiba si pemuda mengamuk.

Oknum Polda Kalsel Resmi Dipolisikan, Dua Perwira Satu Bintara

Sembari menjambak rambut korban, pelaku berulang kali memukul ke bagian wajah. Setelah memukul belasan kali, pelaku masih saja menyerang korban hingga lemari ponsel yang ada di toko itu ambruk.

Akibat pemukulan bertubi-tubi, Lisda mengalami luka memar di beberapa bagian tubuh. Dalam video, salah satu wanita berupaya menghentikan penganiayaan itu.

Kepada apahabar.com, Rabu (31/8), Lisda bercerita kejadian itu dipicu masalah servis handphone. Upaya perbaikan sebenarnya sudah dilakukan. Tapi pelaku tidak sabar dan selalu datang ke gerai ponsel milik Lisda untuk menanyakan perkembangannya.

Karena merasa tak bisa memperbaiki, Lisda pun menyerah dan mengembalikan ponsel itu kepada pelaku. Tapi kemudian pelaku mengeluh jika ponselnya tidak bisa di-charge.

Namun, tudingan itu segera dibantah. Lisda menyebut ponsel itu memang sudah rusak. Setelah sempat cekcok, penganiayaan pun terjadi. Tak hanya menderita luka fisik, Lisda juga menderita kerugian puluhan juta rupiah, karena barang-barang yang ada di tokonya rusak.

Laporan ke polisi langsung dilayangkan. Si pelaku langsung ditangkap. Menurut informasi, si pelaku memang sering berbuat onar.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Tanah Bumbu, AKP H I Made Rasa, belum memberikan keterangan resmi terkait laporan serta hasil penyidikan.

Komentar