Pemkab Kapuas

Pemkab Kapuas Lakukan Percepatan Vaksinasi Lansia

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalteng, kembali menggelar rapat koordinasi penanganan Covid-19 di daerah…

Featured-Image
Rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Kapuas yang berlangsung di aula Kantor Bappeda Jalan Tambun Bungai Kuala Kapuas. Foto-apahabar.com/Irfansyah

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalteng, kembali menggelar rapat koordinasi penanganan Covid-19 di daerah setempat, Senin (7/6/2021).

Rapat yang dilaksanakan di aula Kantor Bappeda Kapuas Jalan Tambun Bungai Kuala Kapuas tersebut dipimpin langsung Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat.

Hadir dalam rapat tersebut, Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti, Wakil Ketua I DPRD Kapuas Yohanes, perwakilan dari Kejari Kapuas dan Kodim 1011/Klk serta para kepala OPD dan para camat.

Dalam rapat itu, Pemkab Kapuas akan melakukan percepatan terhadap pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk warga lanjut usia (Lansia) di bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung.

“Kita berupaya untuk melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Kapuas, secara khusus untuk Lansia. Nah, Lansia yang berusia 60 tahun ke atas jumlahnya ada 30 ribu orang lebih,” kata Ben Brahim usai rapat.

“Tetapi kalau Lansia dihitung dari usia 50 tahun, maka jumlahnya menjadi 73 ribu orang lebih. Target kita sebelum 1 Juli 2021 vaksinasi Lansia sudah harus selesai,” imbuhnya.

Ben Brahim bilang, pihaknya kini tengah menyusun strategi untuk melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi Lansia di daerah setempat. Salah satu strateginya adalah, dengan system jemput bola.

“Jadi, strateginya kita system jemput bola, petugas Puskemas yang datang ke desa-desa untuk melakukan vaksinasi bagi Lansia. Karena kalau hanya pelayanan di Puskesmas saja, vaksinasi tidak bakalan cepat selesai,” ujarnya.

Karenanya, Ben Brahim meminta seluruh camat bersama Dinas Kesehatan dan pihak terkaitnya agar melakukan pemetaan terhadap keberadaan para Lansia di desa dan kelurahan.

“Makanya hari ini saya minta para camat bersama Dinkes dan pihak terkait lainnya untuk menyusun dan memetakan, artinya di desa ini berapa jumlah Lansianya, namanya siapa dan seterusnya, sehingga tujuan arahnya jelas,” pungkas Ben Brahim.

Komentar