Pemkab Balangan

Balangan Umumkan Upah Minimum Kabupaten, Simak Besarannya

Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) telah mengumumkan upah minimum kabupaten (UMK), Rabu (7/12).

Featured-Image
Kepala DPMPSPTK, H Abiji memberikan arahan kepada petugas pelayanan, Jumat (9/12). Foto-apahabar.com/Hendry

apahabar.com, PARINGIN - Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) telah resmi mengumumkan upah minimum kabupaten (UMK), Rabu (7/12).

Sebelumnya telah diumumkan upah minimum provinsi (UMP) Kalsel 2023 sebesar Rp 3.149.977,65.

Ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Kalsel nomor 188.44/0824/KUM/2022 tentang penetapan UMP Kalsel tahun 2023 yang ditandatangani Gubernur H Sahbirin Noor tanggal 28 November 2022.

Mengenai UMK 2023, Bupati Balangan, Abdul Hadi, melalui Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu dan Transmigrasi Ketenagakerjaan (DPMPSPTK) Balangan, H Abiji menerangkan penetapan dan pengumumannya dilakukan oleh pemerintah provinsi.

Ia mengatakan besaran UMK 2023 Kabupaten Balangan mengikuti UMP Kalsel 2023, yakni Rp3.149.977,65.

"Karena sesuai rumus perhitungan nilai relatif UMK terhadap UMP, hasilnya untuk wilayah Balangan masih berada di bawah UMP 2023," ungkapnya kepada apahabar.com, Jumat (9/12).

Ada tiga indikator yang dihitung sesuai rumus.

Pertama, rasio paritas daya beli (purchasing), Kedua, rasio tingkat penyerapan tenaga kerja dan rasio median upah.

Lanjutnya, sosialisasi sudah dilakukan kepada perusahaan yang ada di Kabupaten Balangan sejak 1 Desember lalu.

"UMK hanya basic pengupahan berlaku untuk pekerja yang masa kerjanya di bawah satu tahun," jelasnya

Menurutnya, pekerja yang masa kerjanya sudah tiga tahun, lima tahun dan seterusnya tentu harus mendapatkan upah lebih dari UMK

"Jenjang jabatan dan kompetensi (sertifikasi skill), harus diperhitungkan oleh perusahaan. Setidaknya memperhitungkan masa kerja," paparnya

Foto : Kepala DPMPSPTK Balangan, H. Abiji

Editor
Komentar