Hot Borneo

Pembantu Aneh Balikpapan, Curi Pakai Celana Dalam Suami Majikan

apahabar.com, BALIKPAPAN – Kelakuan aneh seorang pembantu di Balikpapan, Kaltim, berinisial MR mulai terungkap setelah diamankan…

Featured-Image
Ibu korban pembantu aneh didampingi kuasa hukum saat mendatangi PPA Polresta Balikpapan. apahabar.com/Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN - Kelakuan aneh seorang pembantu di Balikpapan, Kaltim, berinisial MR mulai terungkap setelah diamankan polisi.

Selain dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap anak majikan, kini MR disebut-sebut curi pakai pakaian dalam suami majikan.

Hal ini diungkap HN, sang majikan atau ibu dari tiga anak korban penganiayaan si pembantu aneh tersebut.

Pembantu aneh tersebut dicurigai menyukai suami HN, berinisial AG, pengusaha kecantikan di Balikpapan.

Melalui akun media sosialnya, HN menjelaskan perihal tindakan MR yang dinilai aneh, yakni suka memakai celana dalam suaminya.

Tak hanya itu, MR juga disebutnya kerap barang-barangnya.

"Kami periksa tasnya isinya itu ada pakaian saya dan celana dalam suami saya. Ternyata dia sering pakai celana dalam suami saya," beber HN, Rabu (10/8)

Selain itu, HN cukup geram saat mengetahui tindakan MR kepada ketiga anaknya itu.

Betapa tidak, air liur ditambahkan ke dalam makanan yang diberikan kepada anaknya.

Kecurigan HN makin kuat, lantaran anak pertama dan keduanya kerap mengalami sakit.

"Kejanggalan dialami anak-anak saya yang sakit, ternyata dia taruh air liurnya di makanan anak-anak kami,” ungkap HN.

MR kata HN, jika di depan dia dan suaminya seperti menyayangi betul ketiga anak-anaknya.

“Tapi ternyata pas kami nggak ada dia melakukan itu (tindakan kekerasan)," ungkap HN.

Semua tindakan tak lazim dan penganiayaan tersebut terbongkar saat MR cuti kerja. Di sinilah salah seorang pembantu lainnya membeberkan semuanya.

HN dan AG memang telah mencurigai hal ini sejak awal, hanya saja pihaknya belum mendapatkan bukti cukup.

"Di rumah itu ada CCTV, namun di kamar itu tidak. Nah pembantu yang satunya itu ceritakan semuanya bahwa kalau saya nggak ada itu anak-anak sering dianiaya," terangnya.

Diketahui anak HN masih berusai 6 tahun, 5 tahun dan yang paling kecil ialah 8 bulan. Ketiganya mendapat perlakuan kasar dari MR.

Seperti menampar, menjambak, hingga menggunakan mesin catok rambut pada tangan anak yang masih berusia 8 bulan.

"Awalnya itu baik-baik aja, sampai satu bulan belakangan ini saya mulai curiga karena anak yang pertama dan kedua sering mimisan,” ujar HN.

Selain itu, lanjut dia, anaknya yang kedua si cewek itu bagian samping (kepala) botak akibat dijambak.

“Kecurigaan makin kuat ketika lihat anak ketiga terkena luka bakar akibat catokan rambut panas," ujarnya dengan geramnya.

Mengetahui hal tersebut, HN pun langsung melaporkan kejadian ini ke polisi. Dan tak lama kemudian pelaku berhasil diamankan ke Polresta Balikpapan.

Polisi masih mendalami terkait motif pelaku melakukan penganiayaan tersebut. MR sendiri telah mengakui perbuatannya.

"Motif-nya masih kita dalami, yang pasti saat orangtua anak pergi ke luar kota, si pelaku mengambil momentum untuk menganiaya anak majikannya sendiri. Pelaku juga mengakui bahwa telah melakukan perbuatan tersebut," kata Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Rengga Puspo Saputro.

'Pembantu Nggak Tahu Diri', Naksir Majikan, 3 Anak di Balikpapan Jadi Korban

Komentar