News

Pelaku UMK Masih Bingung Daftar Izin Edar Pangan? Ini Prosedur Pendaftaran dari BPOM

apahabar.com, JAKARTA – Koordinator Kelompok Substansi Peningkatan Peran Pemerintah Daerah di Bidang Pangan Olahan Badan Pengawas…

Featured-Image

apahabar.com, JAKARTA - Koordinator Kelompok Substansi Peningkatan Peran Pemerintah Daerah di Bidang Pangan Olahan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Ruki Fanaike mengatakan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) perlu melakukan perizinan edar produk yang dijual agar memberikan jaminan kelayakan jual untuk konsumen.

"Saya akan membahas terkait dengan pangan olahan, ada 2 izin edar yaitu Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) dan juga sertifikat izin edar untuk makan dalam negeri dan makanan luar negeri (MD/ML) yang dikeluarkan oleh Badan POM," kata Ruki saat menyosialisasikan kemudahan izin edar pangan melalui siaran daring, Jumat (19/8).

Ruki memaparkan bagi pelaku UMK yang ingin mendapatkan nomor SPP-IRT, dapat login ke Online Single Submission (OSS) atau bisa ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), untuk mendapatkan pendampingan.

Kemudian, pelaku UMK dapat input data yang diperlukan untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB), setelah nomor SPP-IRT terbit, sudah bisa digunakan untuk produksi dan pengedaran, namun dalam pengawasan 3 bulan.

"Bapak dan ibu untuk dapat nomot izin edar dari BPOM selain bapak ibu harus punya NIB bapak dan ibu harus daftar dulu atau regis akun dulu. Registrasi akun ini di situs oss.go.id nanti ada proses yang harus dilalui untuk regis akun baru," kata Ruki.

Pendaftaran produk makanan dan minuman hanya dengan 3 syarat yaitu melampirkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), NIB, dan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) kecuali produk yang mengandung alkohol. Untuk sertifikat penerapan CPPOB dapat diberikan hanya dengan penilaian mandiri.

"Jadi sekarang semua di awal dilihat dulu sarananya, kalau sesuai sarananya baru bisa mengajukan MD, tapi kalau sekarang bapak dan ibu bisa mengajukan sertifikasi CPPOB ini melalui OSS juga jadi sama kayak NIB ini kan lewat OSS ya," pungkas Ruki. (Resti)

Komentar