Relax

Pecahkan Rekor! Perempuan Ini Rela Sekujur Tubuhnya Ditindik

apahabar.com, JAKARTA – Memecahkan rekor dunia nampaknya menjadi impian bagi segelintir orang. Berbagai cara rela mereka…

Featured-Image
Foto: reddit.webp

apahabar.com, JAKARTA – Memecahkan rekor dunia nampaknya menjadi impian bagi segelintir orang. Berbagai cara rela mereka lakukan demi mewujudkan keinginan tersebut, bahkan yang ekstrem sekalipun.

Obsesi pula yang melatari Elaine Davidson, pemegang rekor dunia Guinness dalam kategori wanita dengan tindikan terbanyak. Dia mengaku tak suka tindik, namun rela menindik sekujur tubuhnya demi mengukir namanya dalam rekor dunia bergengsi itu.

"Aku tidak suka ditindik, tapi aku ingin memecahkan rekor. Keluargaku sendiri bahkan tidak suka tato atau tindik," kata Elaine pada Februari 2009, kala dirinya masih memiliki 6.005 tindikan, seperti dikutip dari dailystar.co.uk, Selasa (9/8/2022).

img

Foto: HubPages

Meski telah berhasil memecahkan rekor, wanita asal Brazil itu masih terus menindik tubuhnya. Hingga 2022, dia sudah memiliki sekitar 11.000 tindikan dengan total aksesoris seberat tiga kilogram. Ribuan tindikan itu tersebar di berbagai area tubuh Elaine, mulai dari wajah, tubuh, sampai area kemaluan.

Sebelum kecanduan tindik, Elaine sempat bekerja sebagai perawat di Edinburgh, Skotlandia. Namun, belakangan ini, dia beralih profesi menjadi cenayang, peramal, dan pembaca tarot.

Elaine juga tergabung dalam sirkus yang memamerkan kebolehan sulap fakir, seperti jalan di atas paku dan pecahan kaca. Itulah sebabnya, mata pecaharian wanita berpenampilan unik itu boleh dibilang terancam selama pandemi covid-19.

Pembatasan di mana-mana membuatnya tak bisa tampil unjuk kebolehan. Kondisi ini semakin diperparah dengan ditolaknya lisensi untuk tampil di sebuah festival seni bertajuk Edinburgh Festival Fringe.

"Bagaimana aku akan membayar tagihanku sekarang? Aku seniman. Sama seperti seniman lain, aku perlu bekerja di festival untuk membayar tagihan dan hipotek," ujarnya kesal.

Meski Elaine menikahi pria kaya pada 2011 silam, hal itu agaknya tak menjamin kesejahteraan hidupnya. Dia masih harus pontang panting mencari uang dengan penampilannya yang demikian. (Nurisma)

Komentar