Kalsel

Pascabanjir di Tala, Volume Sampah Rumah Tangga Meningkat 200 persen

apahabar com, PELAIHARI – Pascabanjir di Kabupaten Tala, volume sampah meningkat 200 persen atau 120 ton,…

Featured-Image
Pascabanjir Kabupaten Tanah Laut, volume sampah meningkat 200 persen atau 120 ton per hari. Foto-Istimewa

apahabar com, PELAIHARI – Pascabanjir di Kabupaten Tala, volume sampah meningkat 200 persen atau 120 ton, dari sebelumnya 40 ton per hari.

Kepala Bidang Tata Kota Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Lingkungan Hidup Tanah Laut, Gusti Dwi Erzandi Kasuma, Kamis (4/2) menuturkan peningkatan itu akibat banjir lalu.

“Peningkatan mencapai tiga kali lipat dari hari biasanya. Umumnya dari sampah-sampah rumah tangga, perabot yang rusak akibat banjir dan kayu-kayu,” sebutDwi Erzandi Kasuma yang akrab disapa Erzan.

Selain di Pelaihari, penyumbang sampah terbanyak dari Kecamatan Bati-Bati, Kurau dan Bumi Makmur.

“Hingga 2 sampai 4 armada kami kerahkan di Kecamatan Bumi Makmur untuk mengangkut sampah,” ujarnya.

Dia mengatakan bersama pemerintah desa telah berkoordinasi agar sampah dari masyarakat dapat dikumpulkan di satu wilayah yang dapat dicapai armada dan petugas sampah.

“Kita sudah bicarakan agar masyarakat bisa bekerja sama meletakkan sampah di depan rumahnya dan diletakkan di titik tertentu sesuai jalur armada kita,” ujar Erzandi.

Apalagi sambung dia, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tala yang berada di Bakunci Matah, Jalan Raya Takisung saat tidak mengalami kelebihan kapasitas. Sebab sudah bekerja sama dengan TPA Banjar Bakula. Sehingga setiap harinya ada 30 ton sampah yang didistribusikan ke TPA Gunung Kupang Banjarbaru.

“Jadi TPA tidak masalah, masih berjalan normal, karena sebagian sampai didistribusikan ke wilayah Gunung Kupang,” tandasnya.

Komentar