Politik

Nomor Urut 1, Sahbirin Noor: BirinMU Tak Ada Duanya

apahabar.com, BANJARMASIN – Memegang nomor urut 1 di Pilgub Kalsel 2020, Sahbirin Noor menyebut pasangan BirinMu…

Featured-Image
Pasangan calon nomor urut satu Pilgub Kalsel 2020, Sahbirin Noor, dan Muhidin. Foto: Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN - Memegang nomor urut 1 di Pilgub Kalsel 2020, Sahbirin Noor menyebut pasangan BirinMu (Sahbirin-Muhidin) tak ada duanya.

“Alhamdulillah mendapatkan nomor urut 1. Puji syukur kehadirat Allah SWT,” ucap Sahbirin Noor, Kamis (24/9) sore.

Makna dari nomor urut 01, kata petahana Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin, yakni pasangan BirinMu tidak ada duanya. “Kami memang ingin nomor 1,” katanya.

Selanjutnya, paslon BirinMu ini terus mencari strategi kampanye yang tepat di tengah pandemi Covid-19.

“Sekarang ini merupakan era tidak lazim dibandingkan masa-masa lalu. Dengan adanya Covid-19 ini tentu tidak akan menyerah. Tetap menjaga protokol kesehatan,” pungkasnya.

Sebelumnya, pengundian nomor urut sendiri dilaksanakan setelah KPU Kalsel melaksanakan rapat pleno terbuka dengan memenuhi standar protokol kesehatan Covid-19.

Hal ini termaktub dalam Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam Kondisi Bencana Non-alam Coronavirus Disease 2019.

Dalam Pasal 55 dijelaskan, KPU provinsi atau KPU kabupaten atau kota melaksanakan rapat pleno terbuka untuk pengundian nomor urut pasangan calon dalam pemilihan serentak lanjutan.

Dengan ketentuan sebagai berikut:a. Hanya dihadiri oleh: pasangan calon, 2 orang perwakilan Bawaslu provinsi atau Bawaslu kabupaten atau kota sesuai dengan tingkatannya, 1 orang penghubung pasangan calon, dan 7 atau 5 orang anggota KPU provinsi, atau 5 orang anggota KPU kabupaten atau kota.

b. Peserta yang hadir dalam pengundian nomor urut pasangan calon sebagaimana dimaksud dalam huruf a wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Coronavirus Disease 2019 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 dan Pasal 9.

Komentar