Hiburan

Niat Menakut-nakuti, Model Ini Malah Tak Sadar Tusuk Pacar Pakai Pisau hingga Tewas

Model OnlyFans asal Inggris, Abigail White harus berakhir di balik jeruji karena telah menusuk sang pacar dengan pisau hingga tewas.

Featured-Image
Model OnlyFans asal Inggris, Abigail Whiteharus berakhir di balik jeruji karena telah menusuk sang pacar, Bradley Lewis dengan pisau hingga tewas. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN - Model OnlyFans asal Inggris, Abigail White
harus berakhir di balik jeruji karena telah menusuk sang pacar dengan pisau hingga tewas.

Tragedi ini berawal dari pertengkaran Abigail White dan kekasihnya, Bradley Lewis di klub malam pada bulan Maret tahun ini.

Sekembalinya dari club malam tersebut, wanita 24 tahun itu melanjutkan pertengkaran dengan kekasihnya karena dia merasa tidak dibela oleh Bradley ketika ribut dengan pria di sana.

"Kami berdebat, itu cukup keras. Aku tidak senang dia tidak membelaku saat kejadian di pub," ungkapnya seperti dilansir wolipop, Senin (17/10).

"Kami berdebat dan dia mendorongku. Aku pergi ke dapur, dan aku melihat pisau di samping," tambahnya.

Dalam keadaan mabuk, Abigail mengambil pisau tersebut dan berjalan ke arah Bradley.

Abigail bersaksi di pengadilan bahwa dia berniat untuk menakut-nakuti kekasihnya itu dengan pisau, dan tanpa sadar bahwa dia telah menikam Bradley di bagian dada, tepat di jantungnya.

"Aku menghampirinya untuk menakut-nakutinya dengan pisau dan sebelum aku menyadarinya, aku telah menikamnya," ungkap Abigail.

"Kapan Anda menyadari apa yang Anda telah Anda lakukan?" Tanya Pembela Andrew Langdon KC, di pengadilan Bristol Crown, Inggris.

"Awalnya tidak menyadari sampai raut wajahnya dan ketika dia menyebut nama saya.. dia tampak kaget. Pisau itu sudah keluar sebelum aku menyadarinya," jawabnya.

Abigail kemudian panik ketika melihat darah bercucuran.

"Aku membantu memindahkannya ke dapur," ucap Abigail.

Abigail awalnya sempat tidak mengakui perbuatannya. Kepada pihak berwajib, Abigail mengatakan bahwa Bradley menusuk dirinya sendiri.

Bradley sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. Dia meninggal beberapa jam kemudian.

Kasus ini masih berlanjut di pengadilan. Di Inggris, hukuman untuk kasus pembunuh cukup berat, bisa 30 tahun sampai 100 tahun penjara.

Editor
Komentar