Hot Borneo

Meleset dari Target, Jalan Nasional KM 171 Satui Tanbu Ternyata Belum Bisa Difungsikan

Jalan nasional KM 171 Satui, Tanah Bumbu (Tanbu) hingga kini belum bisa difungsikan.

Featured-Image
Jalan Nasional 171 Satui, Tanah Bumbu belum bisa difungsikan. Foto-Kapolsek Satui untuk apahabar.com

apahabar.com, BANJARBARU - Jalan nasional KM 171 Satui, Tanah Bumbu (Tanbu) hingga kini belum bisa difungsikan. Tadinya perbaikan sementara ditarget rampung selama sepakan, terhitung sejak 21 Oktober lalu.

Kapolsek Satui, Iptu Hardaya mengatakan, pengerjaan penguatan jalan nasional KM 171 Satui Tanbu tersebut masih berlangsung, dan belum rampung. "(Sehingga) Masih belum bisa difungsionalkan," kata dia, Jumat (28/10/2022).

Oleh karena itu, untuk roda empat dan enam saat ini masih melewati jalur alternatif. Karena seringnya hujan, jalan pun sangat licin. Dari itu Hardaya mengimbau kepada pengendara agar tetap berhati-hati.

Kemudian Hardaya bilang, saat ini hanya ada satu perusahaan yang ikut aktif membantu dalam pengerjaan penguatan tebing jalan nasional KM 171 Satui Tanbu. "Hanya PT MJAB yang turut membantu. Saya bicara apa adanya saja," imbuhnya.

Lahan PT MJAB sendiri tak kurang dari 500 meter dari bibir Jalan Nasional 171 Satui, Tanbu yang kini ambles.

Jika berkaca pada aturan, jarak minimal antara tambang dengan badan jalan adalah 500 meter. Sementara, PT MJAB hanya sekitar 250 meter dari jalan atau fasilitas umum.

Baca Juga: BPJN Kalsel Bentuk Ulang Badan Jalan Nasional 171 Satui

Terlepas dari itu, pembuatan ulang badan jalan nasional KM 171 Satui, Tanbu tadinya diharap selesai dalam sepekan ini. 

Hal ini sempat dilontarkan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalsel, Syauqi Kamal, 21 Oktober lalu.

"Kami lagi berupaya membentuk ulang badan jalan nasional itu dari bawah," kata Kepala BPJN Kalsel, Syauqi Kamal, Jumat (21/10).

Syauqi mejelaskan sifat pembangunan ulang badan jalan itu hanya sementara. "Kami sedang melakukan pengeboran untuk mengetahui lapisan tanah," akunya.

Pihaknya juga tengah melakukan biolistrik untuk mengetahui bagaimana tanah agar bisa memastikan struktur apa yang bisa dibangun di situ.

Dirinya menarget pengerjaan jalan sementara itu selama sepekan. "Kalau tidak hujan dan alatnya cukup lengkap insyaallah satu minggu selesai dan bisa difungsikan," ujar Syauqi kala itu.

Namun, ternyata pengerjaan itu belum selesai. Dikonfirmasi kembali hari ini, Syauqi tak menjawab wawancara yang dilayangkan apahabar.com. Dirinya memilih bungkam.

Pemrov Kalsel pun pernah menargetkan pembangunan ulang badan jalan nasional KM 171 Satui Tanbu dalam sepekan, usai memanggil pihak BPJN, perusahaan dan Pemkab Tanbu serta pihak terkait lainnya. Namun kini belum ada informasi terkait kendala dihadapi di lapangan, hingga meleset dari target.

Seperti diketahui, jalan nasional KM 171 Satui Tanbu mengalami longsor sebanyak tiga kali. Hingga membuat akses pengendara kendaraan bermotor putus, dan terpaksa lewat jalur alternatif yang disediakan Pemkab Tanbu.

Baca Juga: Pekan Depan, Pemprov Kalsel Targetkan Jalan Nasional 171 Satui Fungsional

Editor
Komentar