Sport

Masuki Fase Knock Out, Berikut Fakta Babak 16 Besar Piala Dunia 2022

Terdapat beberapa fakta unik yang terjadi menjelang babak 16 besar Piala Dunia 2022.

Featured-Image
Korea Selatan menambah jumlah perwakilan Asia di babak 16 besar Piala Dunia 2022. Foto: AFP

apahabar.com, JAKARTA - Terdapat beberapa fakta unik yang terjadi di babak 16 besar Piala Dunia 2022.

Piala Dunia Qatar telah merampungkan seluruh pertandingan di babak grup. Selanjutnya 16 negara yang tersisa bertarung di babak perdelapan final.

Babak 16 besar Piala Dunia 2022 dimulai, Sabtu (3/12) malam, sampai Rabu (7/12) dini hari.

Grup A diwakili Belanda dan Senegal. Kemudian Grup B diwakili Inggris dan Amerika Serikat. Sedangkan Argentina dan Polandia mewakili Grup C.

Adapun di Grup D, Prancis masih perkasa dengan ditemani Australia. Sedangkan terjadi kejutan di Grup E, karena Jepang sebagai juara grup ditemani Spanyol.

Grup F juga menjadi kejutan, karena Maroko menjadi pemuncak grup ditemani Kroasia. Kemudian Grup G diwakili Brasil dan Swiss, Portugal ditemani Korea Selatan di Grup H.

Selain selangkah lebih maju menuju trofi keberhasilan 16 negara melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 juga melahirkan sejumlah fakta menarik.

1. Perwakilan Asia terbanyak

Di Piala Dunia 2022, negara Asia dapat meraih prestasi yang membanggakan. Dengan Korea Selatan yang di luar dugaan mengalahkan Portugal dan lolos ke 16 besa, Asia diwakili 3 negara. Selain Korea, panji Asia juga dibawa oleh Jepang dan Australia.

3 wakil merupakan jumlah terbanyak yang dapat dikirimkan oleh Benua Kuning sejak Piala Dunia 2002 silam di Korea Selatan dan Jepang

20 tahun lalu, Asia melalui Korea Selatan bahkan bisa menciptakan sejarah dengan lolos ke semifinal.

2. Penurunan Amerika Selatan

Kalau Asia merayakan keberhasilan dengan 3 wakil, Amerika Selatan justru menurun. Hanya 2 negara Amerika Selatan di babak 16 besar yang dipresentasikan Brasil dan Argentina.

Jumlah wakil yang dikirimkan oleh zona Conmebol di Piala Dunia 2022 ini merupakan paling sedikit, semenjak Piala Dunia 2002 di Korea dan Jepang.

3. Tanpa rekor sempurna

Fakta menarik selanjutnya adalah tak satu pun kontestan yang mencatatkan poin sempurna 9 poin di fase grup.

Negara unggulan seperti Brasil, Argentina, hingga Perancis bahkan sempat tumbang dari negara yang di atas kertas bisa mereka kalahkan.

Hasilnya Piala Dunia 2022 mengulang catatan yang terjadi di edisi 1994, ketika Piala Dunia diselenggarakan di Amerika Serikat

4. Kegagalan beruntun Jerman

Jerman yang berstatus sebagai juara dunia 4 kali, serta termasuk dalam unggulan menjuarai Piala Dunia 2022, justru mencatatkan rekor tidak mengenakkan.

Der Panzer gagal lolos dari ke babak gugur, setelah kalah bersaing dengan Jepang dan Spanyol. Ini merupakan kejadian pertama yang dialami Jerman dalam dua edisi beruntun Piala Dunia.

5. Penantian panjang Maroko

Setelah 36 tahun, Maroko berhasil kembali menapakkan kaki di fase gugur, setelah terakhir kali mencapai babak 16 besar di Piala Dunia 1986 di Meksiko.

Tidak hanya sekadar lolos, Hakim Ziyech cs bahkan menjadi juara grup yang berisi rival kuat semacam Belgia dan Kroasia.

Hal ini bisa menjadi motivasi besar negara berjuluk Singa Atlas tersebut, mengingat lawan mereka selanjutnya adalah Spanyol.

Editor
Komentar