Hot Borneo

Masih Gratis, Operasional Bus Trans Banjarmasin Terancam Imbas Harga BBM Naik

apahabar.com, BANJARMASIN – Harga Bahan Bakar Minyak atau BBM naik berimbas terhadap operasional Bus Trans Banjarmasin….

Featured-Image
Penampakan Bus Trans Banjarmasin yang berharga Rp500 juta. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Harga Bahan Bakar Minyak atau BBM naik berimbas terhadap operasional Bus Trans Banjarmasin. Biaya operasionalnya kini terancam.

Apalagi saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin masih menggratiskan biaya naik Bus Trans Banjarmasin meski harga BBM naik.

Kepala Dinas Perhubungan Banjarmasin, Slamet Begjo mengaku anggaran untuk operasional bus Trans Banjarmasin yang melayani tiga jalur memang tidak mencapai akhir tahun.

Namun, kata Slamet, pihaknya telah mengajukan penambahan anggaran sebesar Rp1,3 miliar pada pembahasan APBD Perubahan tahun 2022 ini.

“Sebab jika tidak ditambah, terganggu operasionalnya pada bulan-bulan akhir tahun ini, apalagi kan BBM naik,” ujar Slamet dikutip dari Antara, Selasa (6/9).

Menurutnya, operasional Bus Trans Banjarmasin atau lebih dikenal bus Tayo pada 17 Februari 2020 ini sangat besar manfaatnya bagi masyarakat kota Banjarmasin.

“Ini modal transportasi umum yang berintegrasi dengan bus Trans Banjarbakula,” kata Slamet.

Ada sebanyak 12 unit bus Trans Banjarmasin yang melayani rute dari layanan atau jalur bus Trans Banjarbakula atau bus modern kota metropolitan yang meliputi Kabupaten Banjar, Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Barito Kuala dan Tanah Laut.

 

Komentar