Nasional

Kuasa Hukum Sebut Brigadir J Tahu Apa Bisnis Gelap Ferdy Sambo

apahabar.com, JAKARTA – Penetapan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka dan perancang skenario tembak menembak oleh Polri…

Featured-Image

apahabar.com, JAKARTA – Penetapan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka dan perancang skenario tembak menembak oleh Polri membuat banyak spekulasi publik. Apa sebenarnya motif Ferdy Sambo menyuruh Bharada E untuk menembak ajudannya tersebut?

Tidak terkecuali dari kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyebut ada sejumlah dugaan pemicu dibunuhnya Brigadir J. Salah satunya dugaan adanya bisnis gelap yang dimiliki oleh Ferdy Sambo.

“Ya diduga begitu,” ujarnya pada saat dikonfirmasi, Jakarta, Kami (11/8).

Kamaruddin pun tidak menjelaskan secara gamblang bisnis gelap seperti apa yang dimaksudnya. Dia hanya menyebut bisnis ini berkaitan dengan atasan dari Brigadir J.

“Ya bos-bosnya itu lah. Ada dugaan unsur wanita, ada dugaan bisnis haram,” ungkap kuasa hukum keluarga Brigadir J tersebut.

Sebelumnya, Polri telah menetapkan 4 orang sebagai tersangka dalam kasus kematian Brigadir J. Keempat orang tersebut adalah Bharada E, Bripka RR, KM, dan Irjen Pol Ferdy Sambo.

Dalam pengumuman penetapan Ferdy Sambo sebagai tersangka, ia disebut sebagai perancang skenario agar peristiwa pembunuhan tersebut seolah-olah adanya kejadian tembak menembak. Dirinya juga disebut sebagai orang yang menyuruh Bharada E untuk menembak Brigadir J.

Keempat tersangka tersebut dijerat dengan pasal 340 subsider pasal 338 juncto pasal 55-56 KUHP dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara selama-lamanya (20 tahun).

Komentar