Hot Borneo

Kronologi Lengkap Penangkapan Buron Lapas Banjarmasin di Amuntai

apahabar.com, BANJARMASIN – Ipu, buronan Lapas Kelas 2 Banjarmasin ditangkap di Amuntai, Hulu Sungai Utara, Jumat…

Featured-Image
Ipu, buronan Lapas Kelas 2 Banjarmasin ditangkap di Amuntai. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Ipu, buronan Lapas Kelas 2 Banjarmasin ditangkap di Amuntai, Hulu Sungai Utara, Jumat (12/8) kemarin.

“Sudah ditangkap Timsus Krimum dibantu Polres HSU,” ujar Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Moch Rifa’i, Sabtu (13/8).

Warga Pahandut, Kalimantan Tengah itu kabur dari tahanan saat menjalani asimilasi sebagai petugas kebersihan pada 23 Juli 2022 lalu.

Dua hari berselang, tepatnya 25 Juli 2022, Lapas Kelas 2 Banjarmasin bersurat ke Polda Kalsel. Isinya permohonan bantuan pencarian.

Tak tanggung-tanggung, Polda pun sampai membentuk tim khusus dalam misi pengejaran pria 41 tahun itu.

Tim ini juga langsung di bawah kendali Direktur Reskrimum Polda Kalsel, Kombes Pol Hendri Budiman.

Tak mudah untuk menangkap Ipu, buronan ini cukup licin. Dia sempat dikabarkan lari ke Kalimantan Tengah. Dia pun sempat dikejar ke sana. Namun tak membutuhkan hasil.

Singkat cerita, Jumat (12/8) siang keberadaan Ipu mulai teredus. Timsus menerima informasi bahwa Ipu tengah berada di Amuntai.

Menindaklanjuti hal itu, timsus langsung berkoordinasi dengan Resmob Polres HSU dan Polsek setempat untuk melakukan penangkapan.

Hingga akhirnya operasi penangkapan dilakukan. Ipu ditangkap tanpa perlawanan di Jalan Kali Negara, Desa Pangkalan Sari, Sungai Pandan, HSU. Tepatnya di belakang Pasar Alabio sekitar pukul 2 siang.

Terungkap bahwa Ipu di Amuntai tinggal di rumah kerabatnya. “Setelah diamankan yang bersangkutan langsung dibawa ke Polda Kalsel,” jelas Kombes Rifa’i.

Kabur Naik Ojek dari Lapas

Dari keterangan Ipu kepada polisi terungkap, setelah berhasil lolos dari pengawasan petugas Lapas dia kabur menggunakan ojek.

Tujuannya tak jauh dari lokasi Lapas. Dia pergi menggunakan ojek ke terminal pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Dari situlah, Ipu kemudian menumpangi sebuah truk dengan tujuan Kereng Pangi, Kalimantan Tengah.

Lantaran keberadaan mulai tercium di Kalimantan Tengah, dia kemudian memutuskan untuk kabur dan bersembunyi di Amuntai.

Lantas apa motif Ipu melarikan diri dari tahan? Masih dari keterangannya kepada polisi, bahwa alasan dia kabur hanya karena rindu dengan anaknya yang ada di Kalimantan Tengah.

Kini, Ipu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Usai ditangkap, dia diserahkan kembali ke pihak Lapas.

Atas perintah Kanwil Kemenkumham Kalsel, Ipu dimutasi ke Rumah Tahanan Marabahan, Barito Kuala dengan alasan keamanan.

“Sekarang yang bersangkutan sudah di Rutan Marabahan,” jelas Kadivpas Kanwil Kemenkumham Kalsel, Sri Yuwono.

Komentar