Pemkab Kotabaru

Kotabaru Makin Serius Tanggulangi Kasus Stunting

apahabar.com, KOTABARU – Kasus stunting menjadi atensi serius bagi jajaran Pemkab Kotabaru Kalsel. Hal itu dibuktikan…

Featured-Image
Rembuk penanggulangan kasus stunting di Kotabaru digelar. Foto : Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Kasus stunting menjadi atensi serius bagi jajaran Pemkab Kotabaru Kalsel.

Hal itu dibuktikan dengan digelarnya kegiatan rembuk kasus stunting tahun 2022 di Hotel Grand Surya Kotabaru.

Kegiatan tersebut merupakan program kegiatan konvergensi percepatan pencegahan stunting di Bumi Sa Ijaan.

Sekda Kotabaru Said Akhmad mengatakan Pemkab Kotabaru terus berupaya melakukan percepatan penurunan, pencegahan dan penanggulangan angka stunting.

“Rembuk stunting dilakukan dengan tujuan membangun kapasitas dan komitmen semua unsur organisasi perangkat daerah mengimplementasikan, memantau dan mengevaluasi intervensi yang konvergensi untuk mengurangi angka stunting di daerah,” ujar Sekda, Minggu (14/8).

Stunting, kata dia, tidak hanya mengenai pertumbuhan anak yang terlambat, tapi juga berkaitan dengan perkembangan otak yang kurang, sehingga akan memengaruhi potensi generasi penerus dalam berkarya.

Sementara upaya pencegahan dan penurunan stunting dilakukan melalui dua bentuk intervensi.

Pencegahan dan penurunan kasus stunting dimaksud melalui dua bentuk intervensi yaitu, intervensi sensitif dan spesifik.

Intervensi sensitif dilakukan melalui pemenuhan sanitasi dasar, advokasi atau promosi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengurangan gagal tumbuh dan meningkatkan komitmen dan kerjasama semua unsur pemerintah, swasta dan masyarakat.

Selanjutnya, intervensi spesifik dengan prioritas 100 hari pertama kehidupan (HPK) melalui pelayanan kesehatan terhadap ibu hamil, pemberian FE untuk ibu hamil dan remaja putri, pemberian makanan tambahan untuk balita dan ibu hamil, dan pemantauan tumbuh kembang,” pungkasnya.

Adapun narasumber dalam kegiatan kali ini dari Bappeda Provinsi Kalsel Rahmi Yanti, dan pihak Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Nurul Ahdan.

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Suprapti Tri Astuti, ST, MT dengan materi konvergensi percepatan penurunan stunting.

Komentar