Hot Borneo

Ketahuan Istri Chattingan dengan Perempuan Lain, Pria di Tabalong Malah Lakukan KDRT

apahabar.com, TANJUNG – Seorang suami di Desa Talan, Banua Lawas, diamankan Satreskrim Polres Tabalong, karena diduga…

Featured-Image
Pelaku kekerasaan dalam rumah tangga saat berada di Mapolres Tabalong. Foto – Humas Polres Tabalong.

apahabar.com, TANJUNG – Seorang suami di Desa Talan, Banua Lawas, diamankan Satreskrim Polres Tabalong, karena diduga melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Pelaku berinisial AS (35) diamankan saat berada di terminal Mabuun, Murung Pudak,Tabalong, Selasa (6/9) malam.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin melalui PS Kasubsi Penmas Sihumas Aipda Irawan Yudha Pratama mengatakan pelaku ditangkao setelah dilaporkan istrinya, HM (25).

Peristiwanya berawal saat korban melihat suaminya bermain handphone sambil rebahan di kediaman mereka di Desa Talan, Banua Lawas, Senin (18/9 malam.

Di aplikasi chat, korban melihat percakapan mesra suaminya dengan perempuan lain yang tidak dikenalnya.

Melihat itu korban langsung marah kepada suaminya hingga keduanya terlibat cek-cok. Selanjutnya pelaku pergi meninggalkan rumah dengan berjalan kaki membawa anaknya.

Korban kemudian mengejar sembari merebut putranya yang berusia tiga tahun dari pelukan suaminya.

“Korban yang berusaha merebut anak tersebut dengan cara menarik-narik tangan suaminya berakibat memar berwarna biru. Sementara pelaku tetap pergi meninggalkan korban bersama anak mereka,” jelas Yudha, Rabu (7/9).

Menurut keterangan HM dan dikuatkan dengan surat penyataan yang dibuat AS, disaksikan aparat desa setempat, sebelumnya pelaku juga pernah melakukan tindak kekerasan verbal dan fisik kepada HM pada November 2021.

“Menurut keterangan aparat desa setempat, AS juga berlaku serupa kepada tiga istrinya sebelum AS menikah dengan HM,” sebutnya.

Sementara itu, menurut hasil visum yang dikeluarkan pihak medis RS Badaruddin Kasim Maburai, HM mengalami luka gesek di lutut kanan sebesar 5×4 centimeter, luka gesek di lutut kiri sebesar 2×3 centimeter, dan luka memar dan bengkak di jari manis kanan.

Kepada polisi, pelaku mengakui semua perbuatannya hingga dia disangkakan dengan Pasal 44 UU RI Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Saat ini Pelaku sudah diamankan di Mapolres Tabalong guna proses hukum lebih lanjut, dia terancam hukuman lima tahun penjara.

Komentar