Hot Borneo

Kendalikan Inflasi, Seribu Paket Sembako Dijual di Pasar Rakyat Banjarmasin

Pasar rakyat untuk UMKM digelar di RTH Kamboja, Jalan Anang Adenansi, Banjarmasin Tengah, Rabu (7/12).

Featured-Image
Guna menekan inflasi, pasar rakyat digelar di RTH Kamboja Banjarmasin, Rabu (7/12). Foto-Riyad

apahabar.com, BANJARMASIN - Pasar rakyat untuk UMKM digelar di RTH Kamboja, Jalan Anang Adenansi, Banjarmasin Tengah, Rabu (7/12).

Sebanyak 1.000 paket sembako pun disediakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kalimantan Selatan, dalam rangka pengendalian inflasi itu.

Pasar rakyat ini sebelumnya digelar di 12 kabupaten/kota lainnya. Dimulai dari Loksado, Hulu Sungai Selatan (HSS) pada 5 November lalu.

Setiap paket dijual seharga Rp60.000, yang berisi enam komoditas bahan pokok. Seperti satu kilogram gula pasir, satu liter minyak goreng, satu kilogram bawang merah, setengah kilogram bawang putih dan setengah kilogram garam.

Lebih hemat sebesar Rp17.750, jika dibandingkan dengan harga normal per paketnya di pasaran yang mencapai Rp77.750. 

Tak ketinggalan, berbagai produk UMKM olahan pelaku usaha di kota berjuluk seribu sungai itu, juga turut dipasarkan.

Kabid Usaha dan Pemasaran Produk Dinas Koperasi dan UKM Kalimantan Selatan, Rafiansyah merasa bersyukur, program yang menyasar di 13 kabupaten/kota itu terselenggara dengan sukses.

"Semua titik tujuannya sama saja. Yakni untuk mengendalikan inflasi, dengan melibatkan UMKM," ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Syarwani, Sekretaris Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Banjarmasin tak menampik, bahwa harga kebutuhan pokok sekarang ini mengalami kenaikan.

"Kegiatan ini salah satu bentuk kepedulian Pemerintah terhadap pelaku UMKM, agar tetap eksis," ujarnya.

Dengan begitu, Ia meyakini, kondisi perekonomian di Kalimantan Selatan, khususnya di Banjarmasin akan lebih stabil.

"Kami ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Kalsel yang sudah memfasilitasi pasar rakyat di kota Banjarmasin," ungkapnya.

Bentuk kepedulian lainnya, lanjut Syarwani juga diberikan Pemerintah Kota Banjarmasin. Seperti menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada pelaku UMKM.

"Kita ingin memberikan dukungan dan semangat kepada pelaku UMKM agar usaha mereka terus berjalan," pungkasnya.

Terpisah. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai turut menambahkan, banyak harapan dari masyarakat agar program ini terus berlanjut, dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak.

"Alhamdulillah, Pasar Rakyat untuk UMKM dalam pengendalian inflasi se-Kalsel berjalan lancar," tambahnya singkat.

Sekedar diketahui, sepanjang 13 titik Pasar Rakyat untuk UMKM di kabupaten/kota, total paket sembako yang didistribusikan mencapai 12.105 paket.

Editor
Komentar