Pemprov Kalsel

Kalsel Berharap Maskapai Buka Penerbangan Langsung ke Bali

Dinas Pariwisata (Dispar) Kalsel berharap ada maskapai yang membuka penerbangan langsung, dari Bandara Internasional Syamsudin Noor ke Bali.

Featured-Image
Suasana keberangkatan di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarbaru. Foto-apahabar.com/Hasan

apahabar.com, BANJARBARU - Dinas Pariwisata (Dispar) Kalsel berharap ada maskapai yang membuka penerbangan langsung, dari Bandara Internasional Syamsudin Noor ke Bali.

Kepala Dispar Kalsel, M Syarifuddin mengatakan, untuk bisa merealisasikan hal itu, pihaknya sengaja menggandeng salah satu maskapai penerbangan dalam launching Calendar Of Event (COE) 2023 di Bali, baru tadi.

Menurutnya, membuka kembali rute penerbangan Banjarmasin-Bali dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke Kalsel.

"Karena kalau ada turis di Bali, mereka bisa langsung ke Kalsel tanpa harus transit," katanya, Selasa (6/12).

Apalagi pada 2023 nanti kata dia, ada 80 event wisata yang akan meramaikan provinsi ini di sepanjang tahun. "Jumlah itu bertambah, dibanding tahun ini yang hanya 64 acara," ujar Syarifuddin.

Peningkatan jumlah event diyakini menunjukkan kegiatan pariwisata Banua mulai diminati banyak orang. Menurutnya, semua event tahun depan memiliki keunikannya tersendiri, dan sayang untuk dilewatkan.

Dirincikannya, event yang digelar tahun depan di antaranya, Tour de Loksado 2023, Floating Market Culture and Tourism Festival, Kalsel Expo, Banjarmasin Sasirangan Festival Maret, dan Ramadhan Cake Market.

Kemudian, Traditional Jukung Competition and Dragon Boat Festival, Muharram Festival, Tour de Barito, Creative Economics Expo, Becatuk Dauh, 2023 dan The Election of Nanang Galuh Banjar.

Juga ada aruh adat Dayak Meratus Mountains, Bakuntau Festival, Election of Center Hulu Sungai Tourism Ambassador, dan Angsana Fishing Tournament.

Lalu, Kotabaru Culinary Creative Competition Festival, dan Saijaan Culture Festival. "Event digelar di sejumlah daerah di Kalsel," kata Syarifuddin.

Terkait rute penerbangan Banjarmasin - Bali dan sebaliknya, Humas Bandara Internasional Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor menyampaikan, sebelumnya sudah ada dan dilayani Lion Air.

"Tapi setelah itu berhenti, mungkin karena pengaturan armadanya," papar Zulfian.

Karena rutenya tidak lagi ada, ia menyampaikan, saat ini masyarakat Kalsel yang ingin ke Bali atau sebaliknya, harus transit di Surabaya atau Jakarta. Biaya pun jari lebih besar.

Dirinya menyatakan mendukung, apabila rute penerbangan Banjarmasin - Bali kembali dibuka. "Karena diharapkan penumpang yang kita layani bisa meningkat," tandas Zulfian.

Baca Juga: Enam Langkah Strategis Kalsel Kendalikan PMK

Editor
Komentar