Nasional

Kabareskrim: Irjen Ferdy Sambo Perancang Skenario Adu Tembak

apahabar.com, JAKARTA – Perkembangan kasus pembunuhan Brigadir J telah memasuki penetapan tersangka baru. Terakhir, ada nama…

Featured-Image

apahabar.com, JAKARTA – Perkembangan kasus pembunuhan Brigadir J telah memasuki penetapan tersangka baru. Terakhir, ada nama Ferdy Sambo yang turut menjadi tersangka keempat dan disebut-sebut sebagai perancang skenario.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabareskrim Komjen Agus Andrianto pada saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta (9/8).

“Irjen Pol FS (Ferdy Sambo) menyuruh melakukan dan menskenario peristiwa seolah-olah terjadi peristiwa tembak-menembak di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga” ujarnya.

Penetapan tersangka terbaru ini berdasarkan perkembangan pengakuan dari Bharada E yang sedang mengajukan untuk menjadi justice collaborator. Pengakuan tersebut juga menjadi jawaban atas kronologi yang terjadi pada 8 Juli 2022 lalu.

“Bharada E membuat pengakuan yang disampaikan kepada penyidik, setelah dilaksanakan pemeriksaan secara marathon. Dan itu menjadi tabir kejadian yang selama ini menjadi tanda tanya masyarakat,” ujar Komjen Agus.

Selain Ferdy Sambo, Agus juga menjabarkan siapa ketiga tersangka lainnya yang telah ditetapkan oleh timsus bentukan Kapolri. Hal itu tidak luput dengan apa saja peran yang telah dilakukan oleh masing-masing tersangka.

“Bharada RE telah melakukan penembakan terhadap korban (Brigadir J),” katanya.

Sedangkan Bripka RR dan seorang lagi berinisial KM berperan sama, yaitu turut membantu dan menyaksikan kejadian pembunuhan tersebut.

“Tersangka RR dan KM turut membantu dan menyaksikan penembakan korban,” pungkasnya.

Sedangkan untuk Irjen Pol Ferdy Sambo, merupakan perancang skenario tembak-menembak di rumah dinasnya. Dalam hal ini penyidik menerapkan pasal 340 subsider pasal 338 juncto pasal 55-56 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara selama-lamanya (20 tahun). (REGENT) 

Komentar