News

Kabag Penum: Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf Telah Selesai Diperiksa

apahabar.com, JAKARTA – Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Nurul Azizah mengatakan…

Featured-Image

apahabar.com, JAKARTA - Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Nurul Azizah mengatakan bahwa ketiga saksi pada sidang etik Irjen Ferdy Sambo telah selesai diperiksa. Mereka adalah Bripka RR, Kuat Maruf, dan juga Bharada E.

"Para saksi yang sudah diperiksa tiga orang. KM, RR, dan Bharada E. Yang hadir di sidang pada tempat ini KM dan RR. Sedangkan Bharada E hadir melalui zoom," ujar Nurul, di Gedung TNCC Mabes Polri di Jakarta, Kamis (25/8).

Setelah pemeriksaan ketiga tersangka tersebut, sidang etik ini akan dilanjutkan dengan pemeriksaan sebanyak 12 orang saksi.

"Selanjutnya setelah ini akan dilaksanakan pendalaman terhadap saksi yang lain, yang masih tersisa 12 orang," ujar Jubir Polri Polwan Pertama tersebut.

Nurul menjelaskan, setelah para aksi selesai diperiksa, barulah tiba saatnya Ferdy Sambo akan diperiksa. Setelah itu, rencananya akan ada pengumuman hasil yang akan dibacakan oleh beberapa pihak.

"Setelah keseluruhan pemeriksaan para saksi dilaksanakan, baru akan diperiksa terduga pelanggar (Ferdy Sambo)," pungkasnya.

Nantinya, hasil dari pemeriksaan etik itu akan disampaikan oleh Irwasum, Kadiv Humas, dan juga Kompolnas.

Sebagai informasi, Irwasum sekaligus ketua Timsus bentukan Polri yang dimaksud itu ialah Komjen Pol Agung Budi Maryoto, untuk Kadiv Humas Polri adalah Irjen Dedi Prasetyo. Sedangkan, untuk pihak Kompolnas sendiri belum diketahui akan diwakili oleh siapa.

Sidang etik ini sebelumnya telah dibuka oleh ketua sidang mulai pukul 09.25 WIB. Kemudian setelah dibuka, acara dilanjutkan dengan pembacaan resume hasil pemeriksaan terhadap keterangan para saksi dan teruga pelanggar oleh penuntut.

Sebagaimana diketahui, Irjen Ferdy Sambo telah terseret kasus pembunuhan ajudannya sendiri, yaitu Brigadir J.

Pusaran kasus ini juga turut membawa beberapa nama dari Polri sebagai saksi yang terduga membantu Ferdy Sambo.

Hingga saat ini, sebanyak lima orang telah ditetapkan tersangka oleh Timsus bentukan Kapolri. Mereka adalah Ferdy Sambo, Bharada RE alias Bharada E, Bripka RR alias Bripka Ricky Rizal, KM alias Kuat Maruf, dan juga istri dari Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Kelima tersangka tersebut dijerat dengan pasal pembunuhan berencana. Yaitu Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55-56, mereka dijerat dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara selama-lamanya (20 tahun). (Regen)

Komentar