Kalsel

Juli, PDAM Bandarmasih Tutup Loket Pembayaran

apahabar.com, BANJARMASIN – Di tengah pandemi Covid-19 memaksa sebagian perusahaan daerah di Kota Banjarmasin menghentikan pelayanan….

Featured-Image
PDAM Dokumen. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Di tengah pandemi Covid-19 memaksa sebagian perusahaan daerah di Kota Banjarmasin menghentikan pelayanan.

Kali ini PDAM Bandarmasih yang bakal menutup layanan pembayaran tagihan air bersih di kantor pusat Jalan Ahmad Yani Kilometer 2,5 Banjarmasin. Penutupan dilakukan sepanjang bulan Juli 2020.

Alternatif pembayaran bisa dilakukan pelanggan air bersih di loket atau chanel pembayaran yang sudah bekerjasama dengan PDAM Bandarmasih, termasuk di payment point online bank (PPOB).

“Kami tidak menerima pembayaran di kantor pusat. Chanel pembayaran kita diluar dengan PPOB, dengan Bank, e-commerce pelanggan bisa bayar dimana saja,” ujar Syahrani Senior Manager Keuangan dan Pemasaran.

Syahrani menerangkan layanan administrasi di kantor pusat hanya melayani tagihan tunggakan pelanggan yang mengharuskan pertemuan dengan costumer service.

“Yang bisa bayar ke sini (kantor pusat) hanya pelanggan yang menunggak, karena mereka harus ke costumer service dulu untuk melaporkan, kemudian bisa membayar,” tambahnya.

Sementara itu, Humas PDAM Bandarmasih Nur Wakhid mengemukakan, antrean pelanggan yang akan membayar tagihan rekening air bulan berjalan cenderung meningkat, terutama sekitar tanggal 15.

Namun PDAM sudah berupaya menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan penggunaan masker pada pelanggan yang akan melakukan pembayaran atau berurusan di kantor pusat.

“Pemeriksaan suhu tubuh bahkan memberi batas tanda jarak namun karena jumlah pelanggan yang datang banyak itu berpotensi sulit diterapkan, sehingga dibuatlah kebijakan ini oleh Direksi,” ungkapnya.

Kebijakan penghentian bayar tagihan rutin di masa kedaruratan penyakit masyarakat ini akan dievaluasi manajemen, apakah akan berlanjut dibulan berikutnya, sejalan dengan grafik pandemi Covid-19 di Banjarmasin yang akan diumumkan kemudian.

Editor: Syarif

Komentar