Dinas PUPR Kalsel

Jembatan Sungai Liang Anggang 3 Diperbaiki, Akses ke Banjarmasin-Pelaihari Tetap Lancar

apahabar.com, BANJARMASIN – Jembatan Sungai Liang Anggang 3, Landasan Ulin Selatan RT 02, Kecamatan Liang Anggang,…

Featured-Image
Akses utama jalan di Jembatan Sungai Liang Anggang 3 Banjarbaru masih ramai lancar. BPJN belum melakukan penutupan. Foto-apahabar.com/Alin Candra

apahabar.com, BANJARMASIN – Jembatan Sungai Liang Anggang 3, Landasan Ulin Selatan RT 02, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, ditutup sejak hari ini, Senin (23/5), namun arus lalu lintas tetap ramai lancar.

Pantauan media ini akses utama pengendara lalu lintas di jalan nasional Banjarmasin-Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala) normal dan lancar kendati ada pengalihan arus lantaran Jembatan Sungai Liang Anggang 3 sedang dilakukan perbaikan.

Pengguna jalan dari Banjarmasin ke Pelaihari atau pun sebaliknya tidak terlihat ada penumpukan kendaraan. Baik roda 2 dan 4, apalagi jalan di Jembatan Sungai Liang Anggang 3 nampak masih bebas melintas di jalan utama jembatan.

Jembatan darurat atau bailey yang telah disiapkan persis di sisi Jembatan Liang Anggang juga diperkirakan cukup efektif apalagi langsung dua jembatan darurat dibangun.

Penutupan Jembatan Sungai Liang Anggang 3 dilakukan mulai Senin (23/5). Dilakukan hingga Agustus mendatang selama masa penggantian jembatan.

Penggantian jembatan sendiri dilakukan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui PPK 1.1 Provinsi Kalsel, lantaran Jembatan Liang Anggang 3 dinilai sudah tidak laik.

“Karena struktur bangunannya terbuat dari kayu, rencananya akan kita ganti dengan beton. Lama pengerjaan nanti sampai Agustus. Jadi di sini kami sudah menyiapkan jembatan sementaranya, ada dua bailey. Jadi diharapkan dengan adanya dua bailey ini arus lalu lintas yang dari arah Banjarmasin menuju Pelaihari atau Bati-Bati bisa berjalan dengan lancar,” kata PPK 1.1 Provinsi Kalsel, Mirnasari Daulay.

Mirnasari mengakatakan, kemarin pihaknya telah melakukan melakukan simulasi pengalihan lalu lintas, sebelum hari ini dilakukan penutupan selama masa penggantian Jembatan Liang Anggang 3.

“Simulasi yang dilakukan kurang lebih 1 jam dibantu oleh anggota Satlantas Polres Banjarbaru dan Polsek Liang Anggang ini,” ujar Mirnasari

Untuk kendaraan roda 2, 4 dan 6 khusus angkutan orang (bus Trans Banjar Bakula dan bus karyawan) dari Banjarmasin dan Banjarbaru menuju Tanah Laut atau sebaliknya masih diperbolehkan menggunakan jembatan darurat atau bailey.

Namun bagi kendaraan roda 6 (angkutan barang) dialihkan melewati Jalan Cempaka Banjarbaru, guna menghindari beban angkutan melewati batas maksimal jembatan bailey.

“Jadi tetap seperti semula arusnya [lalu lintas], cuma kita alihkan bergeser ke sebelah kiri [Jembatan Liang Anggang] dari arah Banjarmasin. Nah mungkin nanti ada sedikit perlambatan di dekat jembatan. Adapun angkutan yang kita perbolehkan, nanti akan kita lihat dari simulasi ini. rencananya untuk roda 6 ke atas, kecuali bus angkutan umum masih bisa diperbolehkan [lewat jembatan bailey],” papar Mirnasari.

“Jadi kalau di lokasi sendiri sudah ada rambu, cuma tadi memang ada sedikit masukan dari kepolisian, akan kita tambahkan rambu di depan ruas Jalan Liang Anggang, kemudian di simpang empat Trikora. Kemudian ada juga masukan memasang rambu di Cempaka,” tandas Mirnasari.

Komentar