Hot Borneo

Jalan Nasional di Satui Tanah Bumbu Longsor, Benarkah Gegara Tambang?

apahabar.com, BANJARBARU – Jalan nasional di Kilometer 171, Satui Barat, Satui, Tanah Bumbu yang ambruk disebut…

Featured-Image
Penanganan darurat jalan nasional yang longsor di Kilometer 171 Desa Satui Barat, Satui, Tanah Bumbu sudah selasai dilakukan. Foto: PUPR Tanah Bumbu

apahabar.com, BANJARBARU – Jalan nasional di Kilometer 171, Satui Barat, Satui, Tanah Bumbu yang ambruk disebut lantaran aktivitas tambang yang menghimpit permukiman warga.

Namun sayang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana memilih bungkam saat diwawancara apahabar.com.

Sementara, Kabid ESDM Kalsel, Gunawan mengatakan tidak mempunyai wewenang terkait hal itu. “Maaf, saya tidak ada kewenangan,” ucapnya.

“Kondisi begini, kami tidak bisa ngapa-ngapain. Maaf,” timpalnya.

Terpisah, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalsel menganggap ambruknya jalan nasional di Kecamatan Satui, Tanah Bumbu lantaran aktivitas tambang yang begitu dekat dengan fasilitas umum.

Direktur Eksekutif Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono mempertanyakan, pemerintah dan penegak hukum yang selalu lalai, sehingga kejadian ini terus terulang.

“Seharusnya perusahaan tambang yang jelas-jelas penyebab utama longsornya jalan negara. Jangan menggunakan dana dari pajak rakyat,” ujarnya.

Kisworo meminta pemerintah untuk bertindak tegas atas terjadi longsor itu. Menurutnya, kejadian ini merupakan kejahatan lingkungan.

Dirinya menyebut, izin tambang yang menghimpit permukiman warga itu harus dicabut. “Demi memulihkan lingkungan,” kata Kis sapaan karibnya, Kamis (29/9).

Pemangku kebijakan di Kalsel kata Kis, harus hadir dan menyelesaikan permasalah tersebut dengan bijaksana, agar kejadian serupa tidak terus terulang.

“Hal itu sebagai komitmen bertanggung jawab terhadap keselamatan rakyat dan lingkungan,” katanya.

“Apalagi kondisi ini di jalan negara, pasti pemerintah dan polisi sering juga lewat. Gubernur dan Kapolda Kalsel ke mana? Kok keselamatan rakyatnya selalu diabaikan?” ketusnya.

Dengan kondisi fasilitas umum yang dihimpit lubang tambang itu, pikir Kis, seharusnya sudah bisa diketahui apa yang menjadi penyebabnya.

“Masa masih menyalahkan hujan,” tandas Kis.

Pemicu Jalan Longsor di Satui Tanbu, Walhi Kalsel Soroti Kejahatan Lingkungan

 

Komentar